Legislator : Jangan Jadikan Isu Pelanggaran HAM Sebagai “Komoditi” Dalam Kampanye Pilgub | Pasific Pos.com

| 26 September, 2018 |

 Anggota Komisi I DPR-Papua, Laurenzus Kadepa. Anggota Komisi I DPR-Papua, Laurenzus Kadepa.

Legislator : Jangan Jadikan Isu Pelanggaran HAM Sebagai “Komoditi” Dalam Kampanye Pilgub

Headline Penulis  Kamis, 11 Januari 2018 22:34 font size decrease font size increase font size 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

Kadepa : Siapapun Gubernurnya, Itu Hanyalah Perpanjangan Tangan Dari Pemerintah Pusat

 

Jayapura,- Anggota Komisi I DPR-Papua, Laurenzus Kadepa yang membidangi Pemerintahan, Politik, Hukum dan HAM meminta kepada para calon gubernur Papua yang telah terverifikasi pendaftaranya di KPU agar tidak menjadikan pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) sebagai ‘komoditi’ dalam kampanye pemilihan Gubernur Papua tahun 2018.

Apalagi kata Kadepa, isu pelanggaran HAM di Papua merupakan ujung pangkal yang tidak selesai penanganannya.

“Kampanye silahkan, tapi jangan ungkit isu pelanggaran HAM yang terjadi di Papua karena kalau mau ditelusuri akan melibatkan banyak pihak, “ kata Kadepa kepada Pasific Pos lewat via telepon, Kamis (11/01/18).

Kadepa menegaskan, jika memang ada kandidat cagub dan cawagub yang mengangkat isu pelanggaran HAM di Papua dalam kampanye dan terpilih sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Papua periode 2018 -2023 pasangan tersebut harus berkomitmen untuk mendorong penyelesaian semua kasus pelanggaran HAM yang terjadi di Papua.

“Sekali lagi saya katakan sangat tidak setuju kalau isu HAM itu diangkat dalam kampanye. Tapi kalau mau diangkat, setelah terpilih sebagai gubernur dan wakil gubernur Papua mereka harus betul-betul mengangkat suara rakyat terutama pelanggran HAM, menurut saya ini wajar, “ tandas Laurenzus Kadepa.

Menurut legislator Papua ini, isu pelanggaranan HAM di Papua adalah hal yang sangat konsumtif bahkan laris di dunia Internasional dan tidak menutup akan dimanfaatkan oleh para kandidat dan tim sukses.

Untuk itu, ia menyarankan agar seluruh masyarakat Papua agar tidak terpengaruh kepada para kandidat cagub dan cawagub Papua yang mengangkat isu–isu krusial di Papua seperti pelanggaran HAM dan Papua Merdeka.

“Masyarakat jangan tergiur dengan isu HAM dan Papua Merdeka yang sengaja diangkat oleh kandidat calon gubernur Papua. Karena yang saya tahu siapapun gubernurnya itu hanyalah perpanjangan tangan dari pemerintah pusat yang berada di bawah sistem yang sama karena dia bukan gubernur HAM dan gubernur Papua Merdeka. Jadi kalau ada yang angkat kedua isu itu sama saja dengan pembohongan publik” tandas Kadepa.

Menurutnya, kedua isu tersebut bisa saja dimanfaatkan oleh orang dan kelompok tertentu untuk menarik perhatian masyarakat untuk menjatuhkan kandidat lain.

“Jadi isu HAM dan Papua Merdeka itu selama ini diolah oleh orang-orang Papua yang memang berkepentingan di jabatan apa saja. Padahal setelah terpilih mereka tidak punya kapasitas yang leluasa untuk mendorong apa yang telah dijanjikan. Jadi jangan bicara omong kosong ke rakyat demi menjatuhkan kandidat lain atau demi mencari dukungan rakyat, “ ketus Kadepa.

Dalam kesempatan ini, Laurenzus Kadepa menghimbau kepada seluruh masyarakat Papua agar melihat Pilgub Papua tahun 2018 ini sebagai hal yang biasa seperti di daerah-daerah lain.

“Jadi, JWW-HMS maupun LUKMEN dan tambah satu lagi jika Ones muncul, itu semuakan orang Papua yang terbaik jadi pilihlah menurut hati nurani tanpa ada unsur paksaan dari siapapun, “ pungkasnya. (TIARA)

Dibaca 446 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.