John Gobai : Nelayan Asli Papua Perlu Dilindungi Dengan Pergub | Pasific Pos.com

| 22 June, 2018 |

Anggota DPR Papua, John NR Gobai. Anggota DPR Papua, John NR Gobai.

John Gobai : Nelayan Asli Papua Perlu Dilindungi Dengan Pergub

Ekonomi & Bisnis Penulis  Kamis, 11 Januari 2018 21:55 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

 

Jayapura, - Anggota DPR Papua lewat jalur pengangkatan 14 kursi daerah pemilihan wilayah adat Meepago, John NR Gobai menginginkan agar nelayan tradisonal/lokal asli Papua perlu dilindungi dengan peraturan gubernur (pergub) tentang perlindungan dan pemberdayaan nelayan lokal/tradisional, yang mengatur zona mencari ikan, tempat pemasaran atau harus ada penampungan yang membeli ikan dari nelayan tradisional, dan lainnya.

"Seperti di Kabupaten Mimika, PT Pangan Sari harus membeli ikan dari nelayan di sana," kata John Gobai, Kamis (11/1/18).

Jhon Gobai mengungkapkan, ketika melakukan kunjungan kerja ke Mimika, beberapa hari lalu, ia bertemu dengan masyarakat suku Kamoro di kampung Kekwa, distrik Mimika Tengah.

"Kondisi perikanan di sana sangat memprihatinkan. Masyarakat susah mendapat Bahan Bakar Minyak (BBM), bahkan untuk membeli BBM, mereka harus ke SPBU Nawaripa Timika, dengan jarak tempuh dari Pomako 15 kilometer. Nelayan di wilayah itu juga tidak memiliki pasar layak," ungkapnya.

Bahkan kata Jhon Gobai, hingga kini belum ada regulasi daerah yang mengatur zona mencari ikan untuk nelayan lokal dan non lokal. Padahal, jika dilihat dari jumlah kapal ikan dan perahu motor yang mencapai 200 lebih. Ini tidak seimbang dengan perahu tradisional suku Komoro dan Asmat.

"jadi perlindungan nelayan tradisional suku Komoro dan Asmat harus segera dilakukan secara strategis, dengan regulasi daerah," tegasnya.

Untuk itu, kata Jhon Gobai, ia akan melaporkan hal ini kepada ketua DPR Papua, dan berkoordinasi dengan kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Papua, karena masalah seperti ini tidak hanya di Mimika, tapi juga beberapa kabupaten lain di Papua. (TIARA)

Dibaca 334 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.

Trending Topik