Paslon Tak Hadir KPU Provinsi Papua Tolak Pasangan 'Hamba' | Pasific Pos.com

| 22 June, 2018 |

Ketua KPU Papua, Adam Arisoy ketika menerima berkas pendaftaran dari ketua tim sukses pasangan HAMBA, Daniel Dawan. Ketua KPU Papua, Adam Arisoy ketika menerima berkas pendaftaran dari ketua tim sukses pasangan HAMBA, Daniel Dawan.

Paslon Tak Hadir KPU Provinsi Papua Tolak Pasangan "Hamba"

Headline Penulis  Kamis, 11 Januari 2018 20:57 font size decrease font size increase font size 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

Jayapura, - Menjelang batas akhir pendaftaran bakal pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Papua, Ones Pahabol-Petrus Y. Mambay (Hamba) mendaftarkan diri. Pendaftaran ini dilakukan oleh tim sukses yang diketuai oleh Daniel Dawan.

Walau tengah malam tampaknya anggota KPU lengkap saat menerima pendaftaran. Tim verifikasi yang dipimpin oleh Fegi Yoanti Watimena, S.Kom (Ketua Bawaslu Provinsi Papua) pun melakukan verifikasi saat itu.


Pada tahap awal tim verifikasi meminta klarifikasi kepada Daniel Dawan (Ketua Tim Sukses Pahabol-Petrus Y. Mambay), terkait ketidakhadiran Bakal Calon Gubernur yakni Ones Pahabol karena sesuai PKPU kedua pasangan calon harus hadir. Ketua tim sukses menjelaskan bahwa Ones Pahabol tidak bisa hadir karena kondisi kesehatan kurang baik dan yang bersangkutan sedang berusaha menahan massa yang berada di Sentani yang dirasa kurang tertib.


Mendengar hal ini ketua KPU, Adam Arisoy, SE menegaskan bahwa bila ketika kedua bakal pasangan calon gubernur dan wakil gubernur tidak lengkap hadir pada saat pendaftaran, maka berkas pendaftaran tidak bisa diterima sesuai dengan PKPU Pasal 38 dan 39.


"Proses pendaftaran bisa dilanjutkan bila ada surat keterangan situasional atau medis yang berasal dari pihak Kepolisian dan dokter yang menerangkan bawah Ones Pahabol sedang menahan massa dan dalam kondisi sakit," ujar Ketua KPU.


Sementara itu Fegi Yoanti Watimena, S.Kom selaku Ketua Bawaslu Provinsi Papua menyampaikan bahwa pendaftaran ini melalui jalur partai politik yang sudah dilaksanakan selama 3 hari dan berakhir pada tanggal 10 Januari 2018 pukul 24.00 WIT. Kedua, pasangan Ones Pahabol tidak memiliki partai pendukung selain itu juga berkas kelengkapan pendaftaran tidak memenuhi syarat.


Selain itu pada saat pemeriksaan berkas dukungan Partai ditemukan dukungan ganda pada partai PKPI yang dimana Daniel Dawan (Ketua Tim Sukses Pahabol-Petrus Y. Mambay) mengklaim bahwa PKPI memberikan dukungan pada pasangan mereka, selanjutnya Tim Verifikator yakni Bawaslu Provinsi Papua mengklarifikasi terkait dukungan ganda tersebut pada pihak Desk KPU RI, setelah diklarifikasi dari pihak Desk KPU RI bahwa PKPI memberikan dukungannya kepada pasangan Lukas Enembe, S.IP, MH - Klemen Tinal, SE, MM.


Ketua KPU propinsi Papua, Kamis (11/1/18) kepada wartawan menegaskan bahwa paslon "Hamba" ditolak saat pendaftaran karena berkas administrasi yang diajukan tidak memenuhi syarat.

Dibaca 397 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.

Trending Topik