KPUD Mimika : 11 yang Mendaftar Hanya 7 yang Lolos Administrasi | Pasific Pos.com

| 18 January, 2018 |

KPUD Mimika : 11 yang Mendaftar Hanya 7 yang Lolos Administrasi

Headline Penulis  Kamis, 11 Januari 2018 20:48 font size decrease font size increase font size 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

Timika, - Pendaftaran bakal calon (balon) Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Mimika, resmi ditutup pada Rabu (10/1/18) tengah malam tepat pukul 24.00 WIT.

Pada masa pendaftaran ada sebelas bakal pasangan calon (paslon) yang mendaftar, namun yang dinyatakan memenuhi persyaratan administrasi hanya tujuh paslon. Demikian dikatakan Ketua KPUD Mimika, Theodora Ocepina Magal, Kamis (11/1/18).


“Setelah dilakukan pemeriksaan berkas pencalonan dan calon, ada 7 pasang balon kepala daerah yang dinyatakan memenuhi syarat secara administrasi dan lolos pada tahap verifikasi selanjutnya,” kata Theodora di Kantor KPUD Mimika.


Tujuh pasang balon kepala daerah masing-masing 6 pasang balon jalur perseorangan dan 1 pasang dari jalur dukungan partai politik (parpol). Enam pasangan yang lolos melalui jalur perseorangan yaitu, pasangan Hans Magal-Abdul Muis (HAM), pasangan Wilhelmus Pigai-Athanasius Allo Rafra (MUSA), dan pasangan Robertus Waropea-Albert Bolang (RnB).


Selanjutnya, pasangan Petrus Yanwarin-Alpius Edowai (Petraled), pasangan Philipus Wakerkwa-H Basri (PhilBas) dan pasangan Maria Florida Kotorok-Yustus Wai (MariYus). Satu-satunya balon kepala daerah melalui jalur parpol yakni pasangan petahana, Eltinus Omaleng-Johannes Rettob (OM-TOB).


"Ada pasangan balon yang mengaku dari jalur parpol tetapi tidak melampirkan Surat Keputusan (SK) dukungan, dan diantaranya ada yang mendaftar tidak dihadiri salah satu pasangan calonnya, baik balon bupati maupun wakil bupati," ujar Theodora.


Gagalnya pasangan balon mendaftar melalui jalur parpol karena sebagian besar partai yang memiliki kursi di DPRD Mimika memilih mendukung petahana.


Partai Gerindra yang memiliki 6 kursi di DPRD Mimika, kata Theodora, tidak cukup memenuhi syarat minimal 7 kursi untuk mengusung pasangan bakal calon.


"Jadi yang mendaftar dari partai Gerindra itu, belum memenuhi syarat karena hanya memiliki 6 kursi di legislatif," ujar Theodora.


Untuk balon perseorangan yang sudah lolos pendaftaran, kata Theodora, masih harus melengkapi syarat dukungan kartu tanda penduduk (KTP) yang harus diserahkan selambat-lambatnya 20 Januari mendatang.


"Selanjutnya akan ada verifikasi administrasi, kegandaan, dan lainnya. Kemudian pada 30 Januari hingga 5 Februari akan ada lagi verifikasi faktual oleh PPS. Kemudian pada 6 dan 7 Februari dilakukan rekapitulasi di tingkat PPD, lalu pada 8 hingga 9 Februari dilakukan rekapitulasi tingkat kabupaten,” ujar Theodora.

Dibaca 46 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.

Trending Topik