Polda Papua Rangkul Tokoh Agama Sukseskan Pilkada Damai | Pasific Pos.com

| 15 August, 2018 |

Kapolda Papua dan Pangdam XVII/Cenderawasih foto bersama dengan Pamangku Lintas agama usai gelar doa dan puasa bersama. Kapolda Papua dan Pangdam XVII/Cenderawasih foto bersama dengan Pamangku Lintas agama usai gelar doa dan puasa bersama.

Polda Papua Rangkul Tokoh Agama Sukseskan Pilkada Damai

Info Papua Penulis  Kamis, 11 Januari 2018 19:16 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

Jayapura,– Dalam rangka menciptakan Pilkada Damai dan demokrasi di Papua, Polda Papua rangkul pemangku tokoh lintas agama menggelar doa dan puasa bersama, di salah satu Hotel di Jayapura, Kamis (11/1/18) pagi.

Hadir dalam kegiatan yakni Kapolda Papua, Irjen Pol Drs Boy Rafli Amar MH, Pangdam XVII Cenderawasih, Asisten III Sekda Provinsi Papua, Kabinda Prov Papua, Danlantamal X Jayapura, Danlanud Jayapura, ketua FKUB Prov Papua, para tokoh agama se-provinsi Papua.


Doa dan puasa bersama yang dihadiri 87 orang pemuka agama di seluruh Papua akan dilaksanakan selama dua hari, mulai Kamis (11/1/18) pukul 13.00 WIT hingga Jumat (12/1/18) pukul 18.00 WIT.


Kapolda Papua, Irjen Pol Boy Rafli Amar dalam sambutanya mengungkapkan bahwa dalam proses pilkada ini menginginkan adanya kehadiran Tuhan, sehingga yang pilkada dapat berlangsung aman dan damai serta tidak ingin pilkada yang menimbulkan masalah apalagi ada korban dan lain-lain.


“Pesta demokrasi yang damai itu tidak lepas dari ikhtiar kita, untuk mensukseskan pilkada damai, jangan sampai kita terganggu dengan kepentingan politik yang sesaat saja. Siapapun yang terpilih itu adalah pilihan masyarakat yang terbaik,” ungkapnya.

Sementara itu Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama Provinsi Papua, Pdt Lipus Biniluk mengungkapkan dalam menciptakan Pilkada yang damai dan demokrasi di Papua, peran tokoh agama sangat penting dan berharap kegiatan ini akan berkelanjutan mengungat kegiatan ini baru pertama kali di buat di tanah Papua.


“Kalau TNI/ Polri bekerja keras untuk menciptakan pilkada Papua aman dan damai, untuk itu saya mengajak kepada kita semua para tokoh untuk bekerja keras bersama-sama menciptakan pilkada Papua yang aman dan damai. Kita semua yang nantinya akan menjadi fasilitator, kita yang akan berdiri di depan untuk merangkul masyarakat,” ungkapnya.


Dirinya pun menuturkan ucapan terima kasih kepada pihak Polda Papua yang telah menggagas kegiatan semacam ini, mengingat tidak pernah ada kegiatan seperti ini sebelumnya. Apalagi untuk menyikapi pelaksanaan pilkada damai di Papua.


“Mari kita luruskan cara berfikir kita sehingga kita tidak terprovokasi oleh siapapun itu dan mari kita berbicara dari hati ke hati untuk menyuarakan pilkada damai. Terima kasih sekali lagi kepada bapak Kapolda Papua, Irjen pol Drs. Boy Rafli Amar MH dan bapak Pangdam XVII/Cenderawasih, Mayjen G.Supit yang selalu hadir bersama beserta para tokoh agama yang hadir di tempat ini,” ujarnya.

Sementara itu Pangdam XVII/Cenderawasih dalam sambutannya mengapresiasi Kapolda Papua, Irjen pol Drs Boy Rafli Amar MH beserta ketua FKUB untuk duduk bersama, berdoa bersama dalam rangka untuk menciptakan pilkada Papua yang aman dan damai. Tentunya kegiatan ini ke depan agar dapat dilaksanakan kembali dengan harapan memberikan yang terbaik untuk masyarakat Papua.


“Saya juga mengajak kepada kita semuanya yang hadir di tempat ini mari kita menyuarakan pilkada yang aman dan damai di tanah Papua kepada seluruh masyarakat di tanah Papua,” ungkapnya.


Dirinya Pun menuturkan dalam rangka pelaksanaan pilkada di tanah Papua yang aman dan damai, Kodam XVII/Cenderawasih dalam amanat undang-undang akan membantu dalam hal ini kepolisian daerah Papua, dalam rangka pengamanan Pilkada tahun 2018, dengan harapan tentunya pilkada yang aman dan damai.


“Saya berharap kita dapat berkaca pada pilkada yang kemarin kita laksanakan, ada beberapa kasus yang terjadi baik itu di wilayah kabupaten dan kota yang melaksanakan pilkada, diantaranya kasus Pemalangan, ketidakpuasan salah satu Paslon, manipulasi DPT dan lain-lain, yang nantinya akan menghambat jalannya pesta demokrasi kita ini. Saya berharap kita semua dapat memberikan pemahaman pemahaman yang baik, berbicara dari hati ke hati kepada masyarakat sehingga pilkada aman dan damai dapat terwujudkan. Sehingga masyarakat dapat merasakan damainya pesta demokrasi,” ujarnya.


Hal senada pun dilontarkan oleh Gubernur Provinsi Papua yang di wakili Asisten II Provinsi Papua, Alia loupatty di dalam sambutannya dimana dirinya mengharapkan dengan doa dan puasa bersama dapat menyejukkan Indonesia khususnya Papua dalam menjalankan pesta demokrasi di tanah Papua. Sehingga penyelenggara Negara di tanah Papua siap melaksanakan pilkada gubernur provinsi Papua tahun 2018 yang aman dan damai.


“Kami percaya bahwa Papua terdiri dari orang-orang yang religius, untuk itu saya atas nama bapak gubernur provinsi Papua memberikan apresiasi kepada ketua FKUB dan para tokoh agama yang berinisiatif untuk melaksanakan acara ini dengan tujuan yaitu menyuarakan pilkada aman dan damai di Tanah Papua yang kita cintai ini,” jelasnya.

Dibaca 389 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.