ASN Tak Usah Ikut-ikutan Berpolitik | Pasific Pos.com

| 25 September, 2018 |

Gubernur Papua, Lukas Enembe. Gubernur Papua, Lukas Enembe.

ASN Tak Usah Ikut-ikutan Berpolitik

Info Papua Penulis  Rabu, 10 Januari 2018 16:22 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

Jayapura,- Gubernur Papua, Lukas Enembe mengimbau kepada para aparatur sipil negara (ASN) di jajaran Pemerintah Provinsi Papua tidak ikut-ikutan berpolitik.

"Saya ingatkan supaya ASN tidak terlibat politik praktis menjelang Pilkada 2018 mendatang," tegas Gubernur Lukas Enembe kepada wartawan di Jayapura, Rabu (10/1/18).

Menurutnya, Tahun ini dan tahun depan kita berada di tahun politik. Oleh karena itu, ASN tidak usah ikut-ikutan berpolitik, Karena ASN bukan orang yang harus berpolitik.

Gubernur menyebutkan, ada sanksi tegas bagi ASN yang terlibat dalam proses Pilkada Gubernur 2018. "ASN merupakan abdi negara, wajib untuk mencurahkan waktu maupun tenaganya demi menunjang proses pembangunan diatas negeri ini. ASN pun dinilai tak pantas untuk berpolitik, sehingga dipandang wajib untuk menghindar dari segala bentuk kegiatan itu," tuturnya.

Gubernur juga mengaku, dirinya akan mulai mengambil cuti untuk proses Pilgub 2018 pada bulan Februari mendatang. "Kalau KPU tetapkan kita sebagai calon gubernur, maka kita akan mengambil cuti 12 Februari mendatang," ucapnya.

Sebelumnya, Asisten Sekda Papua Bidang Perekonomian dan Kesejahteraan Rakyat, Elia Loupatty mewarning seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan pemerintah provinsi, untuk tak terlibat atau menjadi pendukung salah satu bakal calon gubernur (bacagub) dalam Pilkada serentak tahun ini.

Penegasan ini, disampaikan Elia Loupatty di Jayapura, Selasa (9/1/18), menyikapi beredarnya sebuah video sejumlah tokoh masyarakat pegunungan, yang notabene pejabat eselon II di lingkungan pemerintah provinsi, namun menyatakan dukungan resmi kepada saah satu kandidat bakal calon gubernur.

“Jika ingin terlibat (dalam urusan Pilkada Gubernur 2018), undang-undang ASN mewajibkan yang bersangkutan untuk mundur dengan terhormat,” seru Elia Loupatty.

Dia berharap agar seorang ASN fokus pada tugasnya sebagai pelayan masyarakat. Oleh karenanya, bagi yang berkeinginan kuat mendukung salah satu pasangan calon gubernur, untuk segera melepaskan status pegawai negeri.

“Sebab ASN sejak dahulu netral dalam proses pemilihan kepala daerah baik Gubernur, bupati maupun walikota,” pungkas dia.

Dibaca 229 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.