Kasus Raskin, Satu Kasus Tuntas Di Akhir 2017 | Pasific Pos.com

| 22 February, 2019 |

Kapolres Merauke, AKBP Bahara Marpaung,SH Kapolres Merauke, AKBP Bahara Marpaung,SH

Kasus Raskin, Satu Kasus Tuntas Di Akhir 2017

Papua Selatan Penulis  Senin, 08 Januari 2018 09:25 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

MERAUKE,ARAFURA,- Kapolres Merauke, AKBP Bahara Marpaung,SH mengatakan dari dua kasus dugaan korupsi yang disidik oleh Polres Merauke di Tahun 2017, satu kasus diantaranya telah tuntas atau P 21. Sedangkan yang satu lagi, sudah tiga kali dikirim ke Kejaksaan namun masih dikembalikan atau P 19.

“Bulan Januari 2018 akan kembali dikirim ke Kejaksaan dan diharapkan bisa P21,”ungkap Kapolres kepada wartawan di salah satu rumah makan di Merauke, baru-baru ini.


Menurut Kapolres, kedua kasus korupsi yang ditangani Polres Merauke Tahun 2017 semuanya terkait kasus Raskin. “Kasusnya sudah cukup lama, namun baru bisa P 21 akhir Bulan Desember 2017. Dua kasus ini yang disidik di Tahun 2017. LP nya di Tahun 2016, tetapi akhir sehingga masuk di Tahun 2017,”terang Kapolres.


Untuk kasus Raskin yang telah P 21 adalah Laporan Polisi (LP) Nomor 378 dengan tersangka berinisial LW. Sedangkan untuk kasus Raskin yang masih P 19 adalah LP Nomor 379 dengan tersangka HM. Terkait kasus tersebut, telah dilakukan pememeriksaan saksi sebanyak 36 orang dan 1 orang saksi ahli.


Sementara itu, berdasarkan hasil penghitungan kerugian keuangan negara oleh BPKP, sebagai akibat dari peristiwa tersebut maka negara (Pemda Merauke) mengalami kerugian sebesar Rp 2.163.149.000 (dua milyar seratus enam puluh tiga juta seratus empat puluh sembilan ribu rupiah).


Modus operansi tersangka adalah dengan membuat berita acara serah terima beras Raskin kepada setiap lurah di Kabupaten Merauke seolah-olah diterimkan sesuai dengan bast tersebut dan tersangka mendapatkan fee dari hasil penjualan Raskin tersebut.

Dibaca 670 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.