DF Nyatakan Kembali Ke NKRI dan Serahkan Satu Senpi | Pasific Pos.com

| 16 August, 2018 |

Salah satu mantan anak buah Erik Manitori, DF saat menyerahkan senpi rakitan kepada Dandim 1709/Yawa, Letkol Inf. Pulung Patria Daga, Rabu (3/1/18) di ruang pertemuan Kodim 1709/Yawa. Salah satu mantan anak buah Erik Manitori, DF saat menyerahkan senpi rakitan kepada Dandim 1709/Yawa, Letkol Inf. Pulung Patria Daga, Rabu (3/1/18) di ruang pertemuan Kodim 1709/Yawa.

DF Nyatakan Kembali Ke NKRI dan Serahkan Satu Senpi

Lintas Daerah Penulis  Kamis, 04 Januari 2018 13:31 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

 

Serui, - DF menyatakan kembali ke NKRI dan menyerahkan satu senjata api (senpi) rakitan kepada Dandim 1709/Yawa, Letkol Inf. Pulung Patria Daga, Rabu (3/1/18) di ruang pertemuan Kodim 1709/Yawa.


DF adalah mantan anak buah Erik Manitori, yang dengan kesadarannya sendiri menyatakan kembali ke pangkuan NKRI.


Letkol Pulung Patria Daga mengatakan, Kodim 1709 merupakan rumah rakyat sehingga kodim terbuka untuk semua warga masyarakat yang akan menyampaikan masalah terjadi di masyarakat dan kodim 1709 akan membantu menyelesaikan masalah tersebut.


"Saya mengucapkan terima kasih kepada Yance Fonataba yang telah menyerahkan 1 pucuk senjata rakitan kepada kodim 1709 dan kembali ke pangkuan NKRI. Selain itu juga berterima kasih kepada bapak Corinus Nusy yang telah membantu proses penyerahan senjata api rakitan tersebut sehingga diharapkan bantuannya untuk mengajak saudara saudara yang lain untuk bergabung kembali dengan NKRI," ujar Dandim.


Sementara itu, Dandramil 1709-01, Mayor Widagdo mengatakan bahwa sejak dahulu Papua masuk ke wilayah kedaulatan NKRI sehingga ada opini NKRI melakukan penjajahan terhadap Papua itu salah besar dan tidak benar karena banyak pahlawan asli orang Papua yang ikut berjuang memerdekakan NKRI seperti Silas Papare.


"Saya selaku Danramil 1709-01 mengucapkan terima kasih kepada DF yang telah menyerahkan 1 pucuk senjata rakitan dan mengucapkan terima kasih kepada Bapak Corinus Nusy yang telah membantu proses penyerahan senjata rakitan tersebut," ujar Dandramil.

Dibaca 319 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.