Jelang Natal dan Tahun Baru, Pertamina Bentuk Satgas BBM dan LPG | Pasific Pos.com

| 18 January, 2018 |

Pjs GM MOR VIII Maluku Papua, Zibali Hisbul Masih bersama unit manager communication and CSR MOR VIII Maluku Papua dalam acara conferensi pers di Kota Jayapura. Pjs GM MOR VIII Maluku Papua, Zibali Hisbul Masih bersama unit manager communication and CSR MOR VIII Maluku Papua dalam acara conferensi pers di Kota Jayapura.

Jelang Natal dan Tahun Baru, Pertamina Bentuk Satgas BBM dan LPG

Ekonomi & Bisnis Penulis  Jumat, 15 Desember 2017 18:16 0
Beri rating artikel ini
(1 Voting)

 

JAYAPURA, - PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region VIII Maluku Papua telah membentuk Posko Satgas BBM dan LPG untuk pengamanan stok selama Natal 2017 dan Tahun Baru 2018.

"Beroperasi aktif terhitung mulai 18 Desember 2017 hingga 8 Januari 2018. Posko Satgas BBM dan LPG ini di Kantor Terminal BBM Jayapura dan seluruh Lokasi TBBM di wilayah Maluku Papua," kata Pjs GM MOR VIII Maluku Papua, Zibali Hisbul Masih di Kota Jayapura, Jumat (15/12/17).

Pertamina juga memastikan terminal BBM dan SPBU beroperasi sesuai dengan kebutuhan masyarakat, khususnya di jalur-jalur wisata atau pusat perayaan Natal dan Tahun Baru.

Posko dimaksud untuk memonitor stok BBM dan LPG di seluruh wilayah dengan sistem komputerisasi (sistem informasi manajemen supply and distribution.

Selain itu, Pertamina MOR VIII juga menyiapkan mobil tangki isi BBM dan LPG standby di SPBU di jalur rawan kemacetan, menyiapkan contra flow bekerjasama dengan Kepolisian untuk antisipasi stagnasi mobilitas mobil yangki BBM.

"Konsumsi BBM diperkirakan akan meningkat pesat dan diperkirakan puncaknya pada 23-31 Desember 2017 hingga 2 Januari 2018. Konsumsi LPG selama masa satgas secara nasional diperkirakan meningkat 14 persen menjadi 483 metrik ton selama mas satgas atau 19 metrik ton per hari," kata Zibali.

Untuk ketahanan pasokan LPG, Pertamina telah melakukan stock build up dan menambah alokasi LPG non PSO sekitar 10 persen serta memonitor pengiriman dari supply point ke agen.

Pertamina juga tetap mengoperasikan agen dan pangkalan pada hari cuti bersama untuk memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan sesuai kebutuhan dan membentuk agen dan pangkalan siaga serta memaksimalkan SPBU sebagai etalase dan stabilisator harga Elpiji 12 kg dan Bright Gas 5,5 kg untuk kebutuhan LPG rumah tangga.

"Puncak perayaan Natal 2017 dan Tahun Baru 2018 merupakan long weekend, karena ada tambahan libur cuti bersama, sehingga mendorong mobilitas masyarakat memanfaatkan kesempatan ini untuk berlibur bersama seluruh keluarga," kata Zibali.

Kata Zibali, selama libur Natal dan Tahun Baru di Papua, Pertamina memproyeksikan konsumsi BBM dari berbagai produk naik 7 persen hingga 20 persen. Rincian stok BBM antara lain, Premium 15 hari, Pertalite 13 hari, Kerosene 15 hari, Solar 7 hari, dan Avtur 11 hari.

Selama periode 18 Desember 2017 sampai dengan 8 Januari 2018, paling tinggi terjadi pada Pertalite yang diperkirakan naik 20 persen dari konsumsi normal 399 kilo liter per hari.

Kemudian minyak tanah naik 4 persen dari konsumsi 223 kilo liter per hari. Adapun konsumsi Pertamax dan naik 20 persen menjadi 10 kilo liter per hari, sementara Avtur naik 12 persen.

Peningkatan tipis terjadi pada konsumsi Premium, yang diproyeksikan naik 3 persen menjadi 427 kilo liter per hari. Satu-satunya BBM yang mengalami penurunan konsumsi adalah Solar, yaitu turun 0,1 persen menjadi 312 kilo liter per hari karena kebijakan larangan beredar truk-truk angkuran barang selama masa libur Natal 2017 dan Tahun Baru 2018.

"Kami memastikan kebutuhan BBM dan LPG tersedia sesuai dengan kebutuhan selama masa liburan panjang Natal dan Tahun Baru. Tidak hanya di wilayah Papua, tetapi juga di wilayah operasi MOR VIII lainnya, yaitu Papua Barat, Maluku, dan Maluku Utara yang memiliki kesamaan pola kenaikan konsumsi BBM dan LPG selama periode liburan panjang ini," kata Zibali.

Dibaca 96 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.

Trending Topik