TNI Tidak Boleh Dikuasai Oleh Partai Politik | Pasific Pos.com

| 22 June, 2018 |

Pangdam XVII/Cenderawasih, Mayjen TNI George E. Supit ketika mengecek kesiapan pasukan dalam peringatan hari Juang Kartika di Makodam Kamis (15/12/17). Pangdam XVII/Cenderawasih, Mayjen TNI George E. Supit ketika mengecek kesiapan pasukan dalam peringatan hari Juang Kartika di Makodam Kamis (15/12/17).

TNI Tidak Boleh Dikuasai Oleh Partai Politik

Headline Penulis  Jumat, 15 Desember 2017 17:03 font size decrease font size increase font size 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

 

Jayapura,- Kepala Staf Angkatan Darat (KASAD), Jendral TNI Mulyono mengingatkan kepada seluruh prajurit, agar menjaga netralitas.

“TNI jangan sampai dikuasai oleh partai politik manapun juga," ujar KASAD dalam amanat tertulis yang dibacakan Pangdam XVII/Cenderawasih, Mayjen TNI George E. Supit dalam upacara peringatan hari Juang Kartika di Makodam Kamis (15/12/17).

Dalam peringatan Hari Juang kartika, TNI-AD juga melaksanakan acara syukuran, ziarah dan lomba lari 10 Km yang dilaksanakan secara serentak di seluruh Kodam dan melibatkan 67.328 orang dari berbagai kalangan. Selain itu, dilaksanakan pula berbagai kegiatan bakti sosial seperti pemberian sembako sejumlah 27.152 paket, santunan kepada 2.976 orang Veteran dan Warakawuri, donor darah sejumlah 20.460 orang, khitanan massal sejumlah 2.486 orang, operasi bibir sumbing sejumlah 247 orang, operasi katarak sejumlah 2.668 orang dan pengobatan massal sejumlah 19.262 orang. Dibidang karya bakti, telah dilaksanakan penanaman 149.490 pohon di seluruh wilayah.

“Kegiatan-kegiatan itu diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya peningkatan kesejahteraan dan kualitas hidup masyarakat Indonesia” ujarnya.

TNI-AD berkomitmen untuk bersama-sama mendukung program pemerintah, yaitu dengan melibatkan rumah sakit TNI-AD dalam program Indonesia Sehat, Tentara mengajar untuk mewujudkan Indonesia pintar dan merekrut putra-putri daerah yang potensial termasuk yang berasal dari wilayah terpencil dan terluar serta perbatasan untuk menjadi prajurit TNI AD yang selaras dengan program Indonesia kerja guna membantu terwujudnya Indonesia Sejahterah.

Kasad juga menyampaikan, pada tahun 2015 TNI-AD telah membantu Kementerian Pertanian dalam melaksanakan program ketahanan pangan. Berkat kerja keras dan sinergitas antara institusi termasuk rakyat, Indonesia telah kembali berhasil mencapai swasembada beberapa komoditi pangan antara lain beras, jagung, cabe dan bawang merah.

Dibaca 238 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.

Trending Topik