Satukan Tekad Pilkada Damai, Polda Papua Gelar Apel Kebangsaan | Pasific Pos.com

| 18 January, 2018 |

Foto bersama usai gelar apel kebangsaan di Lapangan Mako Brimob Polda Papua, Kota Jayapura, Kamis (13/12/17). Foto bersama usai gelar apel kebangsaan di Lapangan Mako Brimob Polda Papua, Kota Jayapura, Kamis (13/12/17).

Satukan Tekad Pilkada Damai, Polda Papua Gelar Apel Kebangsaan

Info Papua Penulis  Kamis, 14 Desember 2017 23:01 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

Jayapura, - Kepolisian Daerah (Polda) Papua menggelar apel kebangsaan dalam rangka menghadapi Pilkada 2018 di Lapangan Mako Brimob Polda Papua, Kota Jayapura, Kamis (13/12/17).

Apel Kebangsaan ini dimaksudkan mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berkomitmen mewujudkan Pilkada damai dan demokratis di Papua.

Sekitar 1000 lebih peserta yang berasal dari berbagai paguyuban, organisasi pemuda, LSM, dan anggota TNI/Polri dilibatkan dalam Apel Kebangsaan tersebut.

Pada kesempatan itu, Kapolda Papua Irjen Pol. Boy Rafli Amar bersama sejumlah anggota Forkompinda Papua juga menyampaikan orasi Pilkada Damai.

Kapolda dalam orasinya mengatakan, pilkada damai, demokratis dan aman adalah sebuah keharusan. Karena itu, seluruh elemen masyarakat di Papua harus menyamakan persepsinya untuk mewujudkan hal tersebut.

“Kebersamaan adalah kekuatan utama untuk membangun papua. Partisipasi tokoh masyarakat, tokoh agama, pemuda, dan perempuan serta lainnya sagat dibutuhkan agar pesta demokrasi 2018 nanti berjalan sesuai harapan kita,” katanya.

Dari sisi keamanan, lanjut Kapolda, Kepolisian dan TNI memastikan akan melaksanakan tugas dengan semaksimal mungkin untuk mengantisipasi potensi ancaman saat Pilkada.

“Indikator pilkada yang demokratis itu berarti tidak boleh ada kekerasan, intimidasi, provokasi, menghasut dan menghalangi hak suara,” tambahnya.

Anggota Majelis Rakyat Papua, Toni Wanggai mengapresiasi kegiatan yang diinisiasi Polda Papua ini. Sebab menurutnya, Apel Kebangsaan sangat penting untuk mengingatkan hidup dalam persatuan dan kesatuan, khususnya menjelang Pilkada.

“Kami berpesan agar para pemimpin dapat mengayomi, merangkul, menghargai hak hak orang asli papua dan juga menghargai seluruh masyarakat indonesia yang berada di tanah Papua,” tuturnya.

Ditempat yang sama, Asisten 1 Setda Papua, Doren Wakerkwa berharap seluruh institusi negara di Papua bersama-sama mengamankan dan menyukseskan Pilkada 2018 di daerah setempat.

“Kami tidak mau Pilkada 2017 yang menimbulkan sengketa Pilkada, PSU, dan konflik terulang lagi. Gubernur tidak ingin ada korban jiwa lagi akibat Pilkada,” tegasnya.

Seusai menyampaikan orasi Pilkada Damai, Forkompimda Papua bersama seluruh peserta apel melakukan penandatanganan di atas kain putih sebagai bentuk komitmen menyukseskan Pilkada damai dan demokrasi di tahun 2018.

Pada moment yang sama, salah seorang tokoh adat Papua, Yohan Y Marano membacakan pernyataan sikap mendukung Pilkada damai.

Sementara itu, Kapolda juga menyerahkan Piagam penghargaan kepada tokoh masyarakat dan bhabinkamtibmas yang dinilai berjasa dan berprestasi dalam menjaga situasi kamtibmas yang kondusif.

Dibaca 59 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.

Trending Topik