Pemkab Intan Jaya Anggarkan Rp 13 Miliar untuk Perdamaian | Pasific Pos.com

| 15 December, 2018 |

Bupati Intan Jaya Natalis didampingi Wakil Bupati, Yan Kobogoyau. Bupati Intan Jaya Natalis didampingi Wakil Bupati, Yan Kobogoyau.

Pemkab Intan Jaya Anggarkan Rp 13 Miliar untuk Perdamaian

Sosial & Politik Penulis  Kamis, 14 Desember 2017 21:49 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

Jayapura,- Dalam rangka roses perdamaian pasca terjadinya konflik Pilkada di Intan Jaya, maka pemerintah Kabupaten Intan Jaya telah menganggarkan dana sebesar Rp 13 miliar untuk melakukan perdamaian dengan pihak lawan politik di pilkada lalu.

Bupati Intan Jaya, Natalis Tabuni mengungkapkan, jika pihaknya akan segera naik ke Sugapa, Kabupaten Intan Jaya untuk segera melakukan proses perdamaian tersebut.

 “Jadi, totalnya kurang lebih Rp 13 miliar untuk proses perdamaian ini. Itu sudah dianggarkan dalam APBD Perubahan Kabupaten Intan Jaya, untuk perdamaian secara adat,” kata Bupati Natalis didampingi Wakil Bupati Intan Jaya Yan Kobogoyau usai Ibadah Syukuran Pelantikan Bupati Intan Jaya di Swiss-Belhotel Papua, Jayapura, Kamis (14/12/17) malam.

Bupati Natalis menjelaskan bahwa, anggaran perdamaian itu,bervariasi secara proporsional sehinga tentunya tidak sama semua kandidat, karena ada anggaran untuk pasangan nomor urut dua yang lebih banyak, karena bebannya lebih banyak, juga untuk pasangan nomor urut tiga juga disusul nomor urut 1 dan 4, kemudian untuk aparat keamanan untuk mendukung perdamaian itu.

Lanjut dikatakannya, untuk perdamaian pasca konflik Pilkada itu, maka dalam waktu dekat akan dicairkan anggaran perdamaian yang sudah ditetapkan dalam APBD Perubahan untuk penyelesaian pembayaran kepala dan lainnya, sebelum penutupan anggaran.

 “Kita akan cairkan anggaran itu dan untuk mendukung kepada para kandidat untuk dapat menyelesaikan pembayaran secara adat, orang yang meninggal dan orang yang terkena panah supaya proses perdamaian dapat selesai lebih cepat,” ujar Bupati Natalis.

Untuk itu, Bupati Natalis berharap proses perdamaian pasca konflik Pilkada ini, dapat berjalan dengan lancar, apalagi bertepatan dengan momen perayaan Natal tahun 2017.

Sedangkan untuk rehabilitasi, kata Bupati Natalis, akan ditangguhkan pada tahun anggaran 2018, termasuk untuk pembangunan perkantoran yang dibakar, termasuk rumah penduduk.

 Untuk itu, Bupati Natalis menginstruksikan kepada semua ASN yang masih berada di luar Intan Jaya, baik di Nabire, Paniai, Jayapura dan lainnya untuk segera kembali ke Sugapa, Intan Jaya agar dapat mengikuti proses perdamaian tersebut.

Bahkan, Bupati Natalis menginginkan agar proses pembahasan APBD Induk tahun 2018 harus dilakukan di Intan Jaya, tidak boleh di Nabire.

“Jadi semua ASN diperintahkan naik ke Sugapa, Kabupaten Intan Jaya semua. Bagi yang tidak naik ke Intan Jaya, bisa saja diberhentikan. Sanksi pemberhentian kalau tidak mau naik, tetapi pernyataan lawan politik kita rangkul semua, supaya semuanya kita kerja,” tandasnya.

Terkait acara ibadah syukruran pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Intan Jaya, Bupati Natalis menambahkan, bahwa itu dilakukan dari tim dan kandidat yang menang dan sudah dilantik menyapa para semua pendoa dan pendukung di Jayapura dan selanjutnya akan bergeser ke Nabire dan Intan Jaya untuk mengikuti proses perdamaian. (TIARA)

Dibaca 628 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.

Trending Topik