Dari Perayaan Natal BKOW Papua Barat | Pasific Pos.com

| 25 June, 2019 |

Dari Perayaan Natal BKOW Papua Barat

Papua Barat Penulis  Senin, 11 Desember 2017 12:03 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

Tema Natal 2017 Perlu ‘Ditularkan’ Terhadap Masyarakat Papua Barat

 

Manokwari, TP – Badan Kerja Sama Organisasi Wanita (BKOW) Provinsi Papua Barat merayakan Natal 2017 di Aston Niu Hotel, Manokwari, Sabtu (9/12/17).

Dalam sambutannya, Wakil Gubernur Papua Barat, Muhammad Lakotani mengatakan, momentum Natal kali ini mengusung tema ‘Hendaklah Damai Sejahtera Kristus Memerintah Dalam Hati Mu’ perlu ditularkan terhadap masyarakat Papua Barat yang belum tersentuh kedamaian agar kedamaian Natal bisa menaungi semua dalam membangun Papua Barat yang dicintai ini.

“Pekerjaan pemerintah ini masih banyak yang perlu dilakukan. Masih banyak saudara-saudara kita yang belum kita sentuh sama sekali, misalnya di Sorong dan Manokwari, itu pun masih banyak yang belum tersentuh, perlu untuk diangkat harkat kehidupan mereka,” tukas Wakil Gubernur.

Lanjut Lakotani, diperlukan adanya sebuah semangat baru dalam memasuki Natal dan Tahun Baru agar pengelolaan pemerintahan bisa berlangsung baik, sehingga berdampak terhadap kebaikan masyarakat Papua Barat.

Ia membeberkan, masih banyak pekerjaan rumah (PR), terutama dalam hal Indeks Pembangunan Manusia yang sekarang berada pada peringkat ke-33 dari 34 provinsi di Indonesia.

“Jadi, boleh dibilang kita berada pada posisi juru kunci dan itu semua berada di lingkup wilayah tanah Papua,” sebut Wakil Gubernur.
Oleh sebab itu, sambung Lakotani, pihaknya selalu membuat penekanan dalam setiap rapat kerja bersama UPTD maupun apel supaya Papua Barat menjadi pioner, keluar dari zona tersebut.

Diutarakannya, jika dilihat dari sumber daya alam, Papua Barat memiliki potensi yang begitu banyak dan rakyatnya pun tidak begitu banyak.

Dianalogikan Lakotani, seandainya kalau sistem hanya diperuntukkan bagi-bagi uang saja, yang pasti, masyarakat di Papua Barat ini akan sejahtera dengan melihat alokasi APBD kurang lebih Rp. 7 triliun.

“Dan, paling tidak di setiap kabupaten-kota itu ada APBD sekitar Rp. 1 triliun lebih bahkan sampai Rp. 2 triliuun. Kalau diakumulasikan dengan jumlah 13 kabupaten-kota, maka rakyat kita bisa sejahtera,” tukas Lakotani.

Dirinya mencontohkan, jika per kabupaten-kota itu hanya Rp. 1 triliun dan di Papua Barat sebesar Rp. 6 triliun, maka paling tidak itu artinya ada uang yang beredar sebesar Rp. 19 triliun.

“Kemudian, kalau uang itu kita kumpul lalu kita bagi-bagikan per kepala keluarga, maka semua masyarakat yang ada di Papua ini akan sejahtera. Tapi, hal tersebut tidak dibolehkan, karena ada tata kelola dan mekanisme dari pemerintahan,” tukasnya.

Oleh sebab itu, ia mengatakan, perlu mendoakan setiap pemimpin di Papua Barat supaya selalu sehat dan diberikan kearifan hatinya, sehingga selalu bersungguh-sungguh mengurus rakyat. [CR42-R1]

Dibaca 356 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.

INDEX