Kedatangan Empat Pesawat Militer Rusia di Biak Timbulkan Pertanyaan | Pasific Pos.com

| 17 December, 2017 |

Anggota DPR Papua, Decky Nawipa. Anggota DPR Papua, Decky Nawipa.

Kedatangan Empat Pesawat Militer Rusia di Biak Timbulkan Pertanyaan

Lintas Daerah Penulis  Kamis, 07 Desember 2017 21:00 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

Decky Nawipa : Harusnya Lebih Dulu Disampaikan kepada Masyarakat


Jayapura,- Empat pesawat militer Rusia yang mengangkut 110 personil militer Rusia mendarat di Bandara Internasional Frans Kaisiepo Kabupaten Biak Numfor pada Selasa (5/12/17) telah menyita perhatian semua orang, khususnya masyarakat yang ada di Biak, termasuk salah satu anggota DPR Papua, Decky Nawipa.

Menurut Politisi Partai Gerindra ini, seharusnya sebelum empat pesawat militer Rusia itu tiba di Biak untuk melakukan latihan selama beberapa hari kedepan, terlebih dahulu disampaikan dan dibicarakan dengan masyarakat di sana, sehingga tidak menimbulkan pertanyaan, apa maksudnya kehadiran empat pesawat militer itu.

Bahkan tandas Decky Nawipa, harusnya tokoh masyarakat, tokoh agama dan pihak terkait lainnya diundang untuk membicarakan hal ini.

"Harusnya dibicarakan dulu dengan melibatkan masyarakat, tokoh adat, tokoh agama serta pihak-pihak yang terkait. Tidak bisa secara sepihak saja, yakni hanya pihak-pihak tertentu," ketus Decky kepada Wartawan di ruang kerjanya, Kamis (7/12/17).

Apalagi lanjut legislator Papua ini, memang sejak dulu berbagai pihak menolak Biak dijadikan pangkalan militer. Namun kini masih saja ada aktivitas di wilayah itu.

"Kalau memang nanti akan ada penandatangan kerjasama dalam hal latihan militer, pihak-pihak yang terlibat itu harus melibatkan masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, “ tandasnya.

Meski itu hanya latihan militer lanjut Decky Nawipa, tapi bisa saja menyebabkan keresahan di masyarakat. Jangan sampai masyarakat berpikir yang tidak-tidak. Untuk itulah perlu dijelaskan kepada masyarakat secara terbuka dan transparan mengenai hal itu.

"Harus dijelaskan kepada masyarakat, apa tujuannya. Apa keuntungannya. Jangan sampai masyarakat berpikir yang bukan-bukan," ujar Decky Nawipa.

Walaupun nantinya hanya latihan namun, kata Decky Nawipa, tidak menutup kemungkinan ada prasangka-prasangka lain yang muncul di masyarakat. Dan bisa saja masyarakat akan bertanya-tanya kenapa Rusia latihan di Biak.

"Hal-hal seperti ini yang harus dijaga dan dihindari, karena bagaimanapun jangan sampai masyarakat punya pikiran yang bukan-bukan," pungkasnya. (Tiara)

Dibaca 238 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.

Trending Topik