Kantor Bappeda Keerom Dibobol dan Dirusak OTK | Pasific Pos.com

| 17 December, 2017 |

Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol AM.Kamal. Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol AM.Kamal.

Kantor Bappeda Keerom Dibobol dan Dirusak OTK

Kriminal Penulis  Kamis, 07 Desember 2017 19:51 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

Jayapura,– Kantor Badan Percepatan Pembanguan Daerah, Kabupaten Keerom, yang beralamat di Jalan Trans Irian Arso Distrik Arso, dibobol dan dirusak oleh orang tidak di kenal Rabu (6/12/17) malam.

Kejadian tersebut baru diketahui Kamis (7/12/17) pagi sekitar Pukul 08.00 WIT, ketika Nurjadi (35) salah satu staf Bappeda saat mendatangi kantor dan sudah mendapati pintu dan jendela dalam keadaan rusak.

Sementara itu Nurjadi (35) langsung memberitahukan Margareta M. Klanit yang merupakan Kasubag Umum Bappeda. Usai mendengar informasi tersebut kedua saksi langsung mendatangi Polsek Arso Kota guna melaporkan kejadian tersebut.

Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol AM.Kamal menuturkan kasus pencurian dan pengrusakan kantor Percepatan Pembanguna Daerah (Bappeda) Kabupaten Keerom oleh OTK dalam penanganan Satuan Reserse Kriminal Polres Keerom.

“Kasus Pencurian disertai pengrusakan masih dalam penyelidikan oleh penyidik Sat Reskrim,” ungkapnya, Kamis (7/12/17) siang.

 Kata Kamal, setelah mendapat laporan, Anggota Sat Reskrim Polres Keerom dan Sat Intelkam Polres Keerom langsung mendatangi Tempat kejadian perkara guna melakukan Olah TKP dan mengamankan barang Bukti.

“Sudah dilakukan olah TKP dan data yang didapat ada beberapa barang yang hilang serta pintu dan jendela kantor mengalami rusak parah yang dilakukan pelaku, sementara untuk kerugiannya sendiri belum diketahui, masih didata, ” ujar Kamal.

Lanjut Kamal, sementara dari keterangan saksi, sebelum ditemukan kantor dalam keadaan rusak, Rabu Sore sekitar Pukul 16.00 wit melihat dua orang dalam kondisi mabuk sedang duduk dan mengonsumsi minuman keras di teras depan kantor Bappeda, namun saksi tidak mengenal kedua orang tersebut, akan tetapi dari keterangan saksi kedua orang tersebut biasa hadir di Kantor Bappeda jika ada giat serta kedua orang tersebut merupakan warga Arso Kota.

“Untuk ciri-ciri kedua orang yang diduga sebagai pelaku sudah diketahui, namun penyidik akan kembangkan apakah kedua orang tersebut merupakan pelaku atau bukan, nantinya itu dalam proses,” jelas Kamal.

Dibaca 121 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.

Trending Topik