Ayah dan 2 Putrinya Meninggal Ditabrak Mobil di Momi Waren | Pasific Pos.com

| 17 December, 2017 |

Ayah dan 2 Putrinya Meninggal Ditabrak Mobil di Momi Waren

Papua Barat Penulis  Kamis, 07 Desember 2017 18:12 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

Ransiki, TP – Kasus kecelakaan lalu lintas (laka lantas) merenggut 3 nyawa sekaligus, yakni Kornelis Ainusi bersama 2 putrinya, Magdalena Ainusi dan Lorena Ainusi di jalan Trans Manokwari-Teluk Bintuni, tepatnya di Distrik Momi Waren, Kabupaten Manokwari Selatan (Mansel), Rabu (6/12/17) sekitar pukul 14.00 WIT. Ketiga korban adalah warga Kampung Dembek, Distrik Momiwaren, Kabupaten Mansel.

Salah satu saksi, Mycel Andris menuturkan, sebelum kejadian, dirinya sedang berada di teras rumahnya. Namun, dari arah Manokwari menuju Teluk Bintuni, ada mobil Toyota Hilux berwarna hitam membawa muatan ditutupi terpal berwarna biru, melaju kencang dan menabrak ayah dan kedua putrinya itu.

“Saya ada baring-baring di para-para. Waktu dengar bunyi seperti tabrakan, saya tengok ke jalan, saya waktu itu lihat mobil berwarna hitam dan tutupan terpal berwarna biru tabrak paitua dan anaknya,” kata Mycel Andris kepada Tabura Pos di tempat kejadian perkara (TKP).

Namun, saksi mengaku tidak sempat melihat nomor polisi (plat nomor) dari mobil tersebut. Saksi lain menambahkan, mobil yang menabrak para korban melaju dengan kecepatan tinggi dari kampung sebelum lokasi kejadian.

Sedangkan salah satu saudara korban, Kornelis Ainusi mengungkapkan, sebelum kejadian, korban berniat membawa putrinya yang sedang sakit untuk diperiksa ke Puskesmas Momi Waren, tetapi nasib berkata lain, korban meninggal dunia bersama kedua putrinya akibat ditabrak mobil.
Akibat laka lantas itu, putri korban bernama Lorena Ainusi meninggal di TKP, sedangkan korban, Kornelis Ainusi dan salah satu anaknya, Magdalena Ainusi sempat mendapat perawatan medis di Puskesmas Momi Waren.

Dokter di Puskesmas Momi Waren, dr. Adel Rumbiak mengaku sebelum meninggal dunia, korban Kornelis Ainusi dan salah satu putrinya, sempat mendapatkan penanganan medis di Puskesmas Momi Waren.

“Kita rencana rujuk almarhum ke rumah sakit di Manokwari, tetapi ketika ambulance pulang mengantarkan salah satu putrinya yang meninggal, korban juga sudah meninggal. Tapi, sebelumnya kita sempat memberi pertolongan medis,” kata Rumbiak kepada Tabura Pos di Puskesmas Momi Waren.

Akibat laka lantas ini, warga pun melakukan pemalangan jalan. Kepala Suku Sough Bohon, Distrik Momi Waren, Baren Ainusi menegaskan, palang yang dilakukan warga Momi Waren tidak akan dibuka sekali pun atas perintah Bupati Mansel, aparat kepolisian atau TNI.

“Kita akan tetap palang jalan. Mau 1 minggu atau 2 minggu, kita tetap palang, karena ini menyangkut nyawa. Kita tidak minta ganti rugi, karena tidak ada efek jera. Kita maunya sopir juga mati,” ujar Baren Ainusi.

Dikatakan Baren Ainusi, dirinya menyesalkan kejadian laka lantas yang menyebabkan korban meninggal dunia. Menurutnya, kejadian ini tidak perlu terjadi, tetapi akibat pemahaman yang rendah, maka kejadian ini terus terulang kembali.

Dari pantauan Tabura Pos di TKP, warga memblokade jalan menggunakan batu, kayu, bambu, pohon Kelapa, dan beberapa drum menutup badan jalan.

Akibat pemalangan ini, jalan poros Manokwari-Teluk Bintuni mengalami kemacetan total. Puluhan mobil yang hendak ke Teluk Bintuni dan sebaliknya, tidak bisa melanjutkan perjalanan, sehingga mereka tertahan di rumah warga di Distrik Momi Waren.

Terkait kejadian yang merenggut 3 nyawa sekaligus ini, LO Polda Papua Barat di Manokwari Selatan, Yohanes Panyua mengatakan, pihaknya bersama anggota Polsek Ransiki hendak melakukan pengejaran ke Teluk Bintuni, tetapi karena perintah Kapolres bahwa ada polres di sana, maka akan ditangani di sana.

“Tadi kita sudah mau kejar, tapi ada petunjuk dari Kapolres, maka kita hanya pantau saja di sini. Saat ini juga Kasat Lantas Polres Manokwari dalam perjalanan ke Momi Waren,” tukas Panyua.

Sedangkan Kapolsek Ransiki, Ipda I Wayan Tambun mengatakan, pihak kepolisian masih memburu pelaku dengan berkoordinasi bersama Polres Manokwari maupun Polres Teluk Bintuni. [CR35-R1]

Dibaca 530 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.

Trending Topik