Istri Yuni Wonda Dilantik Jadi Ketua PKK Puncak Jaya | Pasific Pos.com

| 17 December, 2017 |

Ketua TP PKK Provinsi Papua, Yulce Enembe saat memberikan sambutan dalam pelantikan Ursula Waminop S.KM, M.Kes sebagai ketua TP PKK Kabupaten Puncak Jaya (Puja) periode 2017-2022. Ketua TP PKK Provinsi Papua, Yulce Enembe saat memberikan sambutan dalam pelantikan Ursula Waminop S.KM, M.Kes sebagai ketua TP PKK Kabupaten Puncak Jaya (Puja) periode 2017-2022.

Istri Yuni Wonda Dilantik Jadi Ketua PKK Puncak Jaya

Lintas Daerah Penulis  Kamis, 07 Desember 2017 16:43 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

“Bupati Puja Diminta Perhatian Program PKK”


MULIA,- Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Papua, Yulce Enembe resmi melantik Ursula Waminop S.KM, M.Kes sebagai ketua TP PKK Kabupaten Puncak Jaya (Puja) periode 2017-2022.

Usai pelantikan dilakukan serah terima jabatan dari ketua TP PKK lama Mience Hana Norawari Ibo kepada ketua TP PKK Puncak Jaya Ursula Waminop S.KM, M.Kes.

Pelantikan tersebut berlangsung di Aula Sasana Kaonak Kantor Bupati Puncak Jaya, Kamis (7/12/2017), dihadiri Gubernur Papua, Lukas Enembe, Bupati Puncak Jaya Yuni Wonda selaku ketua pembina TP PKK, Wakil Bupati Puncak Jaya dan tamu undangan lainnya.

Ketua TP PKK Papua dalam sambutannya mengatakan gerakan PKK dalam menjalankan program selama ini lebih memiliki kebijakan strategis sendiri yang disuaikan dengan kebutuhan dan kondisi daerah dan wilayah yang beragam.

Dalam melaksanakan program, ujar dia, tim PKK terkadang mengalami kesulitan karena tidak berbadan hukum, dan hanya berjalan dengan DIPA.

"Kalau bupati-bupati tidak perhatikan tentu program yang ada pada PKK tidak akan jalan, karena kami tidak memiliki anggaran," tegasnya.

Untuk itu, dirinya berharap kepala daerah di masing-masing kabupaten/kota untuk memberikan perhatian kepada PKK, agar apa yang menjadi program pemerintah daerah baik di bidang pendidikan, ekonomi dan kesehatan bisa didukung.

"Di kami ada 10 program pokok dan di dalamnya ada empat kelompok kerja, untuk itu instansi seperti pendidikan, kesehatan, ekonomi harus mendukung karena kami adalah mitra kerja pemerintah," ujarnya.

Meskipun demikian, katanya, keberpihakan Gubernur Papua terharap PKK sangat besar, yang mana saat ini setiap pelantikan bisa dilaksanakan secara terbuka dan disaksikan seluruh SKPD.

"Dulu tidak seperti ini, padahal keberadaan PKK adalah untuk mendampingi pemerintah turun melayani masyarakat. Untuk itu, kami sangat berterima kasih," ujarnya lagi.

Dikatakannya lagi, Pemerintah Provinsi sudah menurunkan dana yang cukup besar ke kabupaten, maka itu saya berpesan kepada bupati untuk bagaimana kebijakan memfasilitasi program kerja PKK, karena kami punya program tidak keluar dari pada visi dan misi Gubernur Papua, seperti Gerbangmas dan 1000 hari kehidupan.

"Program ini ada di PKK, kami punya rencana kerja itu adalah mendata wisma dan menghidupkan posyandu. Sebab kami selalu membicarakan suatu kehidupan sejak anak masih dalam kandungan," bebernya.

Sementara itu, Bupati Puncak Jaya selaku ketua pembina, Yuni Wonda mengatakan keberadaan organisasi PKK sangat penting dan strategis karena langsung menyentuh kehidupan keluarga masing-masing.

"Tanggung jawab PKK sangat berat, khususnya yang berada di wilayah Pegunungan Tengah, untuk itu diperlukan strategi khusus dalam pendekatan kearifan lokal agar pembinaan berjalan baik," ucapnya.

Dibaca 42 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.

Trending Topik