Gubernur : TNI Jaga Keamanan Bukan Jual Miras | Pasific Pos.com

| 17 December, 2017 |

Gubernur Papua, Lukas Enembe. Gubernur Papua, Lukas Enembe.

Gubernur : TNI Jaga Keamanan Bukan Jual Miras

Headline Penulis  Kamis, 07 Desember 2017 16:26 font size decrease font size increase font size 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

MULIA,- Gubernur Lukas Enembe geram dengan dugaan penyeludukan minuman keras (miras) melalui pesawat Hercules C-130 TNI AU ke Wamena, Kabupaten Jayawijaya beberapa waktu lalu.

Menurut Gubernur, Pemerintah sudah mengeluarkan Perdasus Nomor 15 Tahun 2013 tentang larangan penjualan dan peredaran miras. Tapi masih saja aparat keamanan menjual miras.

"Saya minta TNI/Polri tugasnya jaga keamanan bukan lagi menjual miras di Papua " tegas Gubernur Lukas Enembe pada pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Puncak Jaya periode 2017-2022, Kamis (7/12/2017).

Dikatakan, Kapolres dan Dandim harus mengawasi anak buahnya, jangan ada yang menjual di Puncak Jaya. Kalau ditemuan berikan sanksi tegas.

"Bila ditemukan bukti keterlibatan oknum TNI, tindakan tegas sesuai dengan aturan yang berlaku di lingkungan TNI," tegasnya.

Sementara itu, TNI AU kini sedang melakukan penyelidikan tentang dugaan penyeludukan minuman keras (miras) melalui pesawat Hercules C-130 TNI AU, di Papua.

Kepala Dinas Penerangan TNI AU, Marsma Jemi Trisonjaya mengatakan pihaknya akan mencari tahu jika ada anggotanya yang terlibat.

"Saat ini POM TNI AU Merauke sedang melaksanakan penyelidikan," ujarnya seperti dikutip dari siaran pers resmi TNI AU.

"KSAU sudah menekankan dan menegaskan ke seluruh Pangkotamaops dan Danlanud jajaran untuk tidak main-main dengan angkutan udara," ujarnya.

"Apabila diketahui ada yang bermain, maka konsekuensi personel tersebut akan diproses sesuai aturan hukum yang berlaku," dia menambahkan.

TNI AU selain berkewajiban menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), juga memiliki kewajiban dalam membantu pasokan logistik di wilayah Papua, yang infrastruktur daratnya masih terus dibangun.

Bantuan tersebut juga dilakukan di Papua, melalui pesawat Hercules C-130.

Walaupun POM TNI AU tengah melakukan penyelidikan terhadap dugaan penyeludupan miras ke Papua melalui pesawat Hercules C-130 TNI AU, Jemi Trisonjaya memastikan layanan Angkatan Udara untuk warga Papua tidak akan terganggu.

"Pesawat C-130 Hercules tetap fokus untuk mendukung kebutuhan angkutan bantuan logistik Pemda Papua dan masyarakat pedalaman di Papua sesuai surat permohonan Pemda Papua untuk dukungan angkutan menjelang Natal dan Tahun Baru," ujarnya.

Dibaca 60 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.

Trending Topik