Di Sektor Selatan, Fokus Kegiatan Teritorial | Pasific Pos.com

| 17 December, 2017 |

Dansatgas Yonif Raider 323/BP, Letkol Inf Agust Jovan Latuconsina,M.Si (Han) Saat Tiba Di Pelabuhan Merauke. (foto:ady) Dansatgas Yonif Raider 323/BP, Letkol Inf Agust Jovan Latuconsina,M.Si (Han) Saat Tiba Di Pelabuhan Merauke. (foto:ady)

Di Sektor Selatan, Fokus Kegiatan Teritorial

Papua Selatan Penulis  Kamis, 07 Desember 2017 08:07 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

MERAUKE,ARAFURA,- Berbagai persiapan telah dilakukan untuk mendukung pelaksanaan tugas sebagai Satgas Pamtas RI-PNG Yonif Raider 323/Buaya Putih. Persiapan dimulai Bulan September 2017 lalu, dengan melaksanakan tinjau medan dan juga pos-pos yang akan ditempati.

“Secara umum kita sudah belanja masalah, apa yang perlu kita bawa, apa yang perlu kita siapkan dalam rangka kesiapan untuk melaksanakan tugas ini,”ungkap Dansatgas Yonif Raider 323/Buaya Putih, Letkol Inf Agust Jovan Latuconsina,M.Si (Han) kepada wartawan di Pelabuhan Merauke, Rabu (6/12/17).

Selain itu, kata Dansatgas, pihaknya juga sudah mempelajari budaya-budaya masyarakat setempat, serta mengetahui kendala-kendala dari Satgas sebelumnya. Sebagai contoh, mungkin yang selama ini mereka tidak bisa melakukan patroli di rawa-rawa karena tidak bisa mengoperasikan speed boat, maka pihaknya sudah melatih anggota untuk mengoperasikan speed boat.

Kemudian, ada juga kekayaan alam berupa banyak ikan. Maka, pihaknya telah melatih anggota untuk bisa melatih masyarakat setempat dalam pembuatan ikan asin. “Satgas yang bertugas di sektor selatan ini akan lebih fokus pada kegiatan teritorial untuk membantu meningkatkan taraf hidup masyarakat setempat,”ujarnya.

Kendati demikian, tugas yang paling utama adalah tetap menjaga keamanan di sektor perbatasan. Karena itu, sebagai Dansatgas dirinya mengingatkan kepada segenap prajurit untuk bisa bertugas dengan sebaik mungkin, sehingga tidak ada pelanggaran sekecil apapun. “Sembilan bulan bukanlah waktu yang lama, apabila kita melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya. Kita akan koordinasi dengan Pemda setempat. Perintah bersumber dari Kolaops dalam hal ini Korem 174/ATW,”tegasnya.

Ditambahkan, Bulan Desember di Papua adalah bulan kasih sayang, sehingga pihaknya juga telah menyiapkan berbagai kegiatan untuk bisa berinteraksi dengan masyarakat khususnya yang bergama Nasrani. Sebagai contoh, bergabung melakukan kegiatan keagamaan dan membantu merehap gereja-gereja yang ada di kampung-kampung di wilayah binaan, serta menyiapkan juga kegiatan natal dan tahun baru bersama masyarakat.

Selain itu, pihaknya juga telah menyiapkan ‘truk pintar’ atau perpustakaan keliling yang berisi bahan-bahan bacaan. “Ini juga bisa menjadi wahana untuk nonton dan bernyanyi bersama masyarakat,”tukasnya.

Dibaca 24 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.

Trending Topik