DPRD Mamteng Gelar Sidang RAPBD 2018 | Pasific Pos.com

| 17 December, 2017 |

Bupati Mamberamo Tengah R. Ham Pagawak, SH,MSi saat menyerahkan materi sidang kepada Ketua DPRD Berius Kogoya, STh, Rabu (6/12/17). Bupati Mamberamo Tengah R. Ham Pagawak, SH,MSi saat menyerahkan materi sidang kepada Ketua DPRD Berius Kogoya, STh, Rabu (6/12/17).

DPRD Mamteng Gelar Sidang RAPBD 2018

Lintas Daerah Penulis  Rabu, 06 Desember 2017 22:55 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

Delapan Sektor Jadi Perhatian


JAYAPURA- Langkah cepat diambil DPRD kabupaten Mamberamo Tengah (Mamteng) bersama Pemkab untuk menggelar sidang Rancangan Anggaran Belanja Daerah (RAPBD) 2018.

Sidang yang membahas RAPBD 2018 dan Non APBD 2017 itu dilaksanakan di hotel Delima Jayapura, Rabu (6/12/17).

Sidang itu sendiri dibuka Ketua DPRD Mamberamo Tengah Berius Kogoya, S.Th didampingi Wakil Ketua I Julianus Tabuni, Wakil Ketua II Otho Pugumis, SPt, Bupati R. Ham Pagawak, SH,MSi dan Wakil Bupati Yonas Kenelak, S.Sos.

Hadir dalam pembukaan sidang  tersebut 18 anggota parlemen dan pimpinan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD).

Dalam kesempatan itu, Bupati R, Ham Pagawak, SH, MSi menyerahkan materi sidang kepada Ketua DPRD Berius Kogoya, STh untuk selanjutnya dibahas.

Bupati R, Ham Pagawak dalam pengantar nota keuangan mengatakan penyusunan RAPBD tahun 2018 dilaksanakan berdasarkan peraturan pemerintah nomor 58 tahun 2005, tentang pengelolaan keuangan daerah dan peraturan Menteri Dalam Negeri nomor 13 tahun 2006 tentang pedoman pengelolaan keuangan daerah.

Bupati Ham menjelaskan materi yang diajukan dalam sidang paripurna ini adalah kebijakan umum anggaran (KUA) 2018, prioritas plafon anggaran sementara (PPAS) perubahan 2018.

Rancangan peraturan bupati (Raperbup) APBD 2018, rancangan peraturan daerah penjabaran perubahan APBD 2018 dan nota keuangan yang wajib disampaikan selaku bupati Mamberamo Tengah yang diamanatkan dalam undang-undang nomor 32 tahun 2004 tentang pemerintahan daerah.

Bupati Ham menuturkan materi pertama yang disampaikan kepada pimpinan dan anggota dewan adalah tentang kebijakan umum anggaran (KUA) dan prioritas plafon anggaran sementara perubahan (PPAS) tahun anggaran 2018.

“Kedua materi ini disatukan karena merupakan satu kesatuan yang tidak terpisahkan,” katanya.

Menurut Bupati Ham, dibanding tahun 2017 lalu, APBD Kabupaten Mamberamo Tengah untuk tahun 2018 mengalami penurunan. Untuk tahun APBD tahun 2018 mencapai Rp99.045.602.709.

Orang nomor satu di Kabupaten Mamberamo Tengah itu, mengakui kebutuhan-kebutuhan dalam bentun program dan kegiatan yang diusulkan dalam RKPD tahun 2018. Jauh melebihi ketersedian anggaran, sehingga banyak program dan kegiatan yang terakomodir pembiayaannya.

“Inilah kenyataan yang kita hadapi, dengan demikian plafon anggaran yang minim tersebut diharapkan dapat mengotimalkan program kegiatan yang telah ditetapkan dengan tetap memenuhi azas-azas pengelolaan keuangan daerah yang efektif, efesien, dan transparan,” ujarnya.

Bupati Ham menegaskan, walau APBD tahun 2018 turun dibanding, tahun sebelumnya, namun, pemerintah tetap komit untuk membangun apa yang sudah menjadi prioritas.

Bupati Ham menyebutkan untuk APBD tahun 2018 ini sejumlah sektor masih menjadi prioritas antara lain pendidikan, kesehatan, perekonomian, keagamaan (Konferensi Gereja GIDI), perkantoran, dan perumahan termasuk Pilkada Bupati.

Dalam sidang ini juga, kata Bupati Ham pihak eksekutif mengajukan sejumlah Ranperda untuk dibahas antara lain jasa restribusi usaha, restribusi jasa umum, restribusi perijinan tertentu, pajak reklame, dan pajak mineral bukan logam.

“Saya berharap agar anggota DPRD membahas RAPBD ini dalam waktu yang tidak terlalu lama, sebab ada batasan waktu yang diberikan oleh Pemprov. Ini juga berpengaruh pada transfer dana dari pemerintah pusat,” imbuhnya.

Bupati Ham mengakui, sidang APBD kali ini digelar di Jayapura, disebabkan karena kondisi dan waktu agar sidang bisa cepat selesai dan dibawa selanjutnya untuk dikonsultasikan dan evaluasi di provinsi.

Sementara itu, Ketua DPRD Berius Kogoya meminta seluruh anggota DPRD untuk sungguh-sungguh melihat dan membahas materi sidang yang sudah disampaikan eksekutif apakah ini sudah sesuai dengan kebutuhan sehingga nantinya DPRD bisa menyempurnakan APBD ini.
    
“Saya minta anggota DPRD untuk melihat ini dengan serius sebab pada tahun 2018 ada beberapa kegiatan yang menjadi perhatian seperti Pilkada, Konferensi Gereja GIDI dan beberapa sektor lainnya,” ujarnya.

Berius menyampaikan apresiasi kepada eksekutif yang telah bekerja keras dalam menyusun dokumen APBD ini sehingga siap untuk dibahas.
Menurutnya, tahun 2018 mendatang adalah tahun politik di kabupaten Mamberamo Tengah, maka diharapkan kepada semua OPD agar bertanggungjawab untuk merealisasikan seluruh anggaran kegiatan sesuai dengan peruntukannya.

Dalam kesempatan itu, dia juga menyampaikan terima kasih kepada Bupati dan Wakil Bupati yang selama lima tahun memimpin sudah berjuang membawa perubahan bagi kabupaten melalui sejumlah gebrakan sehingga hasilnya sudah dinikmati rakyat Mamberamo Tengah.

Pada sidang APBD kali ini, kata politisi demokrat ini, legislatif mendorong empat Ranperda sebagai usulan inisiatif masing-masing Ranperda pelaksanaan hak keuangan dan administrasi pimpinan dan anggota DPRD, Ranperda pengedalian angkutan umum, Ranperda pemberdayaan tenaga kerja lokal dan Ranperda standarisasi harga barang kebutuhan pokok. (Erna)

Dibaca 118 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.