Peningkatan Kapasitas Bendahara Barang | Pasific Pos.com

| 17 December, 2017 |

Bendahara Barang di Lingkungan Pemerintah Kota Jayapura saat mengikuti sosialisasi. Bendahara Barang di Lingkungan Pemerintah Kota Jayapura saat mengikuti sosialisasi.

Peningkatan Kapasitas Bendahara Barang

Kota Jayapura Penulis  Rabu, 06 Desember 2017 17:07 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

JAYAPURA, - Sebanyak 115 orang bendahara barang dilingkungan Pemerintah Kota Jayapura mengikuti sosialisasi dan pendampingan penyusunan laporan keuangan anggaran 2018.

Kegiatan sehari di aula soor kantor Wali Kota Jayapura, Rabu (6/12/17) bertujuan agar laporan pertanggungjawaban keuangan berjalan dengan lancar dan tepat waktu.

"Setiap tahun harus melaporkan, karena menjadi bahan laporan dari Badan Keuangan Pengelola Keuangan Daerah kepada BPK RI untuk menyusun neraca," kata Plh Sekda Kota Jayapura M. Nurjainudin Konu.

Peningkatan kapasitas bendahara barang, baik di organisasi perangkat daerah (OPD), puskesmas, sekolah dan sekretariat, dapat mempermudah dalam penyusunan laporan pertanggungjawaban di masing-masing instansi.

"Semestinya setiap laporan itu ada penjabaran baik penyedia dan penyusunan anggran, sehingga pendampingan ini bisa mamahami pelaporan masing-masing," kata pria yang juga mejabat sebagai Asisten II Setda Kota Jayapura.

Kepala BPKAD Kota Jayapura Adolf Siahay mengatakan, kendala dalam penyusunan laporan keuangan selama ini, yaitu penyampaian laporan barang.

"2017 laporan keuangannya harus disampaikan paling lambat akhir bulan Februasi 2018. Makanya dilakukan sosialisasi bagi bendahara barang untuk meningkatkan prestasi dan kualitas pelaporan sesuai tepat waktu," kata Adolf.

Selain itu, kata Adilf, sosialisasi tersebut bertujuan untuk melakukan pendampingan terhadap setiap bendahara atau pengurus barang, karena selama ini yang serius bendahara pengeluaran atau uang.

"Para bendahara lebih pro aktif lagi. BPKD telah membangun aplikasi, yaitu Simba Barang Daerah. Harapan kami, supaya tutup anggaran 2017 seluruh KIP A-F bisa dilaporkan Wali Kota Jayapura," kata Adolf.

Dibaca 33 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.

Trending Topik