Pemprov Papua Revisi UMP 2018 Jadi Rp 3 Juta | Pasific Pos.com

| 17 August, 2018 |

SPSI saat melakukan protes terkait revisi UMP Papua di Kantor Gubernur Dok II Jayapura, Senin (27/11/17). SPSI saat melakukan protes terkait revisi UMP Papua di Kantor Gubernur Dok II Jayapura, Senin (27/11/17).

Pemprov Papua Revisi UMP 2018 Jadi Rp 3 Juta

Headline Penulis  Senin, 27 November 2017 18:21 font size decrease font size increase font size 1
Beri rating artikel ini
(2 voting)

JAYAPURA,- Provinsi Papua 2018 yang ditetapkan sebesar Rp 2.895.650 akan direvisi setelah adanya aksi demo dari buruh yang tergabung dalam Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI).

Dalam pertemuan antara perwakilan buruh, SPSI dan Sekda Provinsi Papua Hery Dosinaen, Kepala Dinas Tenaga Kerja Yaan Piet Rawar, memutuskan akan melakukan revisi atas UMP Papua yang ditetapkan per 1 November 2017 lalu.

Ketua SPSI Nurhaidah mengatakan, dalam pertemuan tersebut telah diputuskan untuk dilakukan revisi UMP Papua Rp 2.895.650 menjadi Rp 3.000.000,-.

“Sudah ada keputusan dari Pak Sekda untuk melakukan revisi, sehingga diminta kepada Dinas Tenaga Kerja untuk menyiapkan administrasinya dan akan disampaikan kepada bapak Gubernur,” kata Nurhaidah kepada wartawan, Senin (27/11/2017).

Menurutnya, usulan SPSI sebelumnya Rp 3.2 juta, tetapi kita mengambil jalan tengah pada angka Rp 3 juta. “Kami dari SPSI sangat puas dengan keputusan dari Pak Sekda, karena aspirasi kami telah diakomodir dan kami rasa angka tersebut sudah cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup buruh di Papua,” tuturnya.

Disinggung tentang pengusaha yang tidak mampu membayar sesuai UMP, menurut Nurhaidah, perusahaan di Papua ada yang mampu membayar lebih tinggi dari UMP.

Jadi, pemerintah itu seharusnya mempunyai data tentang perusahaan yang mampu dan tidak mampu dalam membayar UMP. Namun, kita di Papua tidak mempunyai data dan menurut Dinas Tenaga Kerja mereka tidak punya anggaran untuk melakukan survei,” ujarnya.

Dengan adanya revisi UMP ini, katanya, pihaknya berharap Dinas Tenaga Kerja bisa mendapatkan anggaran yang lebih pada tahun 2018, dengan demikian, Dinas Tenaga Kerja dapat melakukan survei kepada perusahaan yang membayar upah buruh sesuai UMP Papua.

“Seharusnya setiap tahun itu ada survei oleh Pemerintah terhadap perusahaan dalam membayar upa buruh apakah sesuai dengan UMP yang ditetapkan, tapi tahun ini tidak ada. Kami harap kedepan harus ada survei,” harapnya.

Dibaca 1590 kali

1 comment

  • Comment Link tri sutrisno 6/ 04/ 2018 posted by tri sutrisno

    Selamat siang. Saya adalah Mekanik. Saya sudah bekerja 2 tahun. Di tahun 2017 gaji pokok saya Rp . 2,600.000. Masuk tahun 2018 gaji pokok saya cuma naik jadi Rp 2.875.000. Setauk sya UMP Papua sekang RP. 3.000.000.....
    Mohon dibantu..
    Terima kasih.

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.