Staf Minta Kepala Otoritas Bandara Wilayah IX Manokwari Dicopot | Pasific Pos.com

| 24 June, 2018 |

Staf Minta Kepala Otoritas Bandara Wilayah IX Manokwari Dicopot

Papua Barat Penulis  Kamis, 26 Oktober 2017 13:47 1
Beri rating artikel ini
(1 Voting)

Manokwari, TP – Sejumlah staf Kantor Otoritas Bandara Wilayah IX Manokwari mengajukan protes dan meminta Kepala Kantor Otoritas Bandara Wilayah IX Manokwari, Kolonel (Kal) Bambang Susetyo segera dicopot dari jabatannya.

Aksi unjuk rasa ini ditunjukkan melalui pemasangan pamphlet yang ditempelkan di kaca Kantor Otoritas Bandara Wilayah IX Manokwari di Rendani, Manokwari, sejak Senin (23/10/17).

Staf Kantor Otoritas Bandara Wilayah IX Manokwari, Manto meminta Kepala Kantor Otoritas Bandara Wilayah IX Manokwari diturunkan dari jabatannya.

“Perilaku dan kinerja beliau sudah tidak sesuai dan tidak pantas untuk kita teladani,” kata Manto kepada para wartawan di Kantor Otoritas Bandara Wilayah IX Manokwari.

Lanjut dia, awal menjabat, kinerjanya memang baik, tetapi setelah 6 bulan berlalu, kebijakan yang diambil semakin membuat staf merasa tidak nyaman untuk bekerja.

baca, Staf Otoritas Bandara Sebut Pimpinannya ‘Ajak Mesum’

Dia berharap Otoritas Bandara Pusat mendengar aspirasi ini dan secepatnya mengambil keputusan untuk menggantikan Bambang Susetyo dengan pejabat lain.

Ia menegaskan, pamflet-pamflet yang terpasang di Kantor Otoritas Bandara Wilayah IX Manokwari tidak ada dibuka sampai ada tanggapan dari Kantor Otoritas Bandara Pusat.

Hal senada diungkapkan staf Kantor Otoritas Bandara Wilayah IX Manokwari, Alex. Ia menambahkan, pamflet-pamflet yang terpasang adalah bentuk aksi protes terkait sikap kepemimpinan Bambang Susetyo.

“Kita punya 3 orang saksi terkait tindakan tidak terpuji yang dilakukan Bambang Susetyo kepada stafnya,” kata Alex.

Menurutnya, jika Bambang Susetyo tidak segera diganti dari jabatannya, maka pihaknya akan terus melakukan aksi protes.

Secara terpisah, Plh. Kantor Otoritas Bandara Wilayah IX Manokwari, Yudi Wahyudi membenarkan jika ada aksi protes dari stafnya.

“Saya minta siapa pun yang merasa menjadi korban dengan kepemimpinan beliau, tunjukkan bukti-bukti yang akurat dan fakta,” tukas Wahyudi.

Ia menambahkan, persoalan pemecatan perlu dikonfirmasi ke Bagian Kepegawaian untuk memastikan informasi yang diberikan staf. Menurutnya, yang menjadi sikap protes dari para staf sudah disampaikan ke pimpinan, tetapi lebih lanjut terkait persoalan itu harus mendengarkan pendapat pimpinan.

Ditegaskan Wahyudi, silakan saja melakukan aksi protes, asalkan tidak mengganggu aktivitas pelayanan kantor untuk masyarakat. “Saya minta para staf tetap menjalankan tugasnya masing-masing. Soal protes, nanti kita selesaikan setelah Kepala Kantor pulang,” kata Wahyudi.

Sesuai pantauan Tabura Pos, pamflet yang dipasang pada intinya menuliskan bahwa mereka tidak mau dipimpin pimpinan yang otoriter, stop penerimaan honorer dari luar Papua, dan sesuai PP No. 11 Tahun 2017, Kepala Otoritas Bandara Wilayah IX Manokwari segera diganti dengan orang perhubungan (sipil). [BOM-R1]

Dibaca 633 kali

1 comment

  • Comment Link firdha Senin, 30 Oktober 2017 10:35 posted by firdha

    Ya harus begitu, pimpinan tidak bisa kasih contoh perilaku yang baik, dicopot saja. lanjutkan...!!

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.