Polisi Tangkap Pelaku Pembunuhan Pria Tanpa Identitas | Pasific Pos.com

| 22 November, 2017 |

Korban saat berada di TKP sebelum di evakuasi ke RS Bhayangkara. Korban saat berada di TKP sebelum di evakuasi ke RS Bhayangkara.

Polisi Tangkap Pelaku Pembunuhan Pria Tanpa Identitas

Kriminal Penulis  Senin, 16 Oktober 2017 19:24 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

Jayapura,- Anggota Kepolisian Sektor Abepura berhasil mengungkap identitas Mayat Pria yang ditemukan tanpa pakaian di kampung Phoukouw Kampwolker Kelurahan Yabansai Distrik Heram, Minggu (15/10/17) pagi, serta berhasil mengamankan pelaku penganiayaan berinisial SLRO.

Korban yang ditemukan dalam keadaan telanjang dan mengalami luka dibagian kepala, wajah dan tangan akibat dianiaya. Pelaku dikatahui bernama Alex Sambom. Korban tewas usai dipukul oleh pelaku menggunakan sebilah kayu.

Perwira Urusan Humas Polres Jayapura Kota, Iptu Jahja Rumra ketika di kornfirmasi membenarkan terkait penangkapan terhadap pelaku penganiayaan yang mengakibatkan korban meninggal dunia oleh Unit Reskrim Polsek Abepura.

baca, Pria Tanpa Identitas Ditemukan Tewas Dalam Kondisi Telanjang

“Pelaku berhasil diamankan pada Minggu malam setelah anggota dari Polsek memeriksa beberapa saksi,” jelasnya saat ditemui di Mapolres Jayapura Kota, Senin (16/10) siang.

Lebih lanjut kata Jahja, dari hasil pemeriksaan, pelaku mengakui perbuatannya dimana dari keterangan pelaku menyebutkan dirinya melakukan penganiayaan terhadap korban lantaran emosi terhadap pamannya, namun setibanya di tempat kejadian perkara pelaku bertemu dengan korban, dimana saat itu korban tanpa mengunakan busana, karena merasa curiga pelaku yang dalam keadaan emosi langsung melakukan pemukulan terhadap korban mengunakan tangan dan kemudian pelaku mengambil kayu dan kembali memukul korban hingga tewas.

“Setelah lakukan penyidikan dan penyelidikan serta keterangan saksi dan pengakuan pelaku, Penyidik Unit Reskrim Polsek Abepura langsung menetapkan pelaku sebagai tersangka atas penganiayaan yang mengakibatkan korban meninggal dunia,” jelasnya.

Jahja mengungkapkan korban sendiri sudah berada di rumah duka untuk disemanyamkan setelah pihak keluarga korban sebelumnya menolak koban di Outopsi oleh pihak medis.

“Korban sudah dipulangkan dari RS Bahyangkara lantaran keluarga korban menolak korban di Outopsi. Sementara untuk kediaman tersangka sampai saat ini masih dijaga ketat oleh aparat keamanan guna mengantisipasi aksi-aksi keluarga korban yang tidak terima,” jelasnya.

Dibaca 213 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.