Pasific Pos.com | Pola Konsumsi Pangan Masyarakat Papua Masih Timpang

  |  23 October, 2017

Kegiatan Seminar Neraca Bahan Makanan (NBM) dan Pola Pangan Harapan (PPH) tahun 2017 di Jayapura, Kamis (12/10/17). Kegiatan Seminar Neraca Bahan Makanan (NBM) dan Pola Pangan Harapan (PPH) tahun 2017 di Jayapura, Kamis (12/10/17).

Pola Konsumsi Pangan Masyarakat Papua Masih Timpang

Info Papua Penulis  Kamis, 12 Oktober 2017 17:53 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

JAYAPURA,- Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Papua, Ir Robert Eddy Purwoko,MSi akui pola konsumsi pangan Papua saat ini masih timpang, belum beragam dan bergizi seimbang.

Dimana, skor Pola Pangan Harapan (PPH) Provinsi Papua baru mencapai 77 dan masih berada dibawah skor maksimal yaitu sebesar 100.

“Ini mengindikasikan bahwa konsumsi pangan masyarakat belum beragam dan seimbang,” katanya kepada pers disela-sela seminar Neraca Bahan Makanan (NBM) dan Pola Pangan Harapan (PPH) tahun 2017 di Jayapura, Kamis (12/10/17).

Dikatakan, informasi mengenai situasi penyediaan pangan secara menyeluruh di suatu wilayah atau negara yang digambarkan melalui NBM.

“Dengan mencermati NBM dari tahun ke tahun dapat diketahui adanya perubahan jenis dan ketersediaan serta tingkat kecukupan menurut kebutuhan gizi bahan makanan yang harus tersedia untuk konsumsi penduduk secara keseluruhan,” katanya.

Menurutnya, ketersediaan pangan merupakan aspek penting dalam mewujudkan ketahanan pangan, penyediaan pangan diperlukan untuk memenuhi kebutuhan pangan bagi masyarakat, rumah tangga dan perseorangan secara berkelanjutan.

“Dapat saya informasikan bahwa persoalan pangan di Provinsi Papua antara lain dapat diindikasikan oleh keberadaan tingkat ketersediaan energi untuk dikonsumsi penduduk sebesar 3.355 kkal/kapita/hari, walaupun telah memenuhi standar nasional sebesar 2400 kkal/kapita/hari, namun proporsi ketersediaan energi tersebut masih didominasi pangan nabati,”imbuh Robert.

Disamping itu, tingkat ketersediaan protein mencapai 100.31 gram/kapita/hari dan telah memenuhi melebihi standar nasional sebesar 63 gram/kapita/hari yang mana kontribusinya masih didonominasi oleh pangan nabati juga. Pungkasnya.

Dibaca 24 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.

Berita Terkini