428 ASN Pemkot Jayapura Terima SK Kenaikan Pangkat | Pasific Pos.com

| 20 January, 2020 |

 Walikota Jayapura, DR.Benhur Tomi Mano saat menyerahkan SK Kenaikan Pangkat Otomatis dan Taspen Pensiun Klim Otomatis kepada 7 ASN dilingkungan Pemerintah Kota Jayapura, Senin (9/10/17). Walikota Jayapura, DR.Benhur Tomi Mano saat menyerahkan SK Kenaikan Pangkat Otomatis dan Taspen Pensiun Klim Otomatis kepada 7 ASN dilingkungan Pemerintah Kota Jayapura, Senin (9/10/17).

428 ASN Pemkot Jayapura Terima SK Kenaikan Pangkat

Kota Jayapura Penulis  Senin, 09 Oktober 2017 22:52 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

Jayapura,- Sebanyak 428 Aparatur Sipil Negara dilingkungan Pemerintah Kota Jayapura menerima SK Kenaikan Pangkat Otomatis dan Taspen Pensiun Klim Otomatis kepada 7 ASN.

Penyerahan tersebut diserahkan langsung oleh Walikota Jayapura, DR.Benhur Tomi Mano, MM usai memimpin Apel Gabungan pertama di bulan Oktober di Lapangan Apel Kantor Walikota Jayapura Senin (9/10/17).

Penyerahan Kenaikan Pangkat Otomatis dan Layanan Klim Otomatis kepada Pensiun ASN dilingkungan Pemerintah Kota Jayapura yang telah memasuki masa pensiun berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2017 Tentang Manajemen Kepegawaian dan Surat Kepala Badan Kepegawaian Negara Nomor : D.26-30/V.79-5/99 Tanggal 14 Juli 2017 Badan Kepegawaian Negara menerapkan Pelayanan Kenaikan pangkat Otomatis (KPO) dan penetapan pensiun otomatis (PPO) berbasis Less Paper Periode 1 Oktober 2017.

Walikota Jayapura, Dr.Benhur Tomi Mano,MM dalam sambutannya mengatakan Semua ini merupakan hak seorang PNS yang diberikan atas pengabdian dan pengorbanan selama menjadi PNS dan juga setelah memasuki masa pensiun.

Dikatakan SK kenaikan pangkat yang diserahkan tentunya melalui proses dan syarat sesuai dengan Peraturan Perundang-undangan Kepegawaian yang berlaku.

Namun sebaliknya bagi PNS yang tidak menunjukkan prestasi kerja yang baik, hendaknya usulan kenaikan pangkatnya ditunda.

"Hal ini agar menjadi perhatian bagi para pimpinan OPD,terlebih Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Kota Jayapura, agar lebih selektif lagi.

Apabila ada PNS maupun Pejabat sekalipun yang tidak melaksanakan tugasnya dengan baik, sekali lagi saya tegaskan agar usulan kenaikan pangkatnya dipertimbangkan untuk tidak diproses." ungkapnya.
 
"Apa yang saya katakan semata-mata mengandung maksud agar terbangun kesadaran untuk lebih disiplin dan meningkatkan kinerja pelayanan sebagai Abdi Negara dan Abdi masyarakat guna melayani masyarakat Kota Jayapura dengan baik." katanya.
 
BTM juga memberikan Apresiasi atas kerja sama pihak BKN Regional 9 Papua dan PT Taspen Cabang Jayapura melalui Pelayanan Kenaikan Pangkat Otomatis dan Layanan Klim Otomatis.

"Saya sangat mendukung terlaksananya pelayanan secara otomatis, ini merupakan langkah maju bagi Pemerintah Kota Jayapura, sehingga para PNS maupun peserta pensiun dalam mengurus kenaikan pangkat maupun pensiun lebih cepat tidak memakan waktu yang lama." pungkasnya.
 
Kepada 428 penerima SK pangkat periode Oktober 2017 dan penerima Taspen Klim Otomatis dilingkungan Pemerintah Kota Jayapura dengan kenaikan pangkat semakin memotivasi saudara dalam menjadi dan melayani masyarakat dimana anda bertugas.

Dalam Apel Gabungan tersebut Walikota Jayapura, DR.Benhur Tomi Mano, MM mengingatkan kembali kepada seluruh PNS Pemerintah Kota Jayapura, bahwa apel pagi setiap hari senin yang kita lakukan selama ini merupakan suatu kewajiban.

Untuk itu, presentase kehadiran jangan sampai kembali merosot, terus ditingkatkan, khususnya tingkat kehadiran setiap apel pagi dan kehadiran masuk kantor setiap hari.

"Secara khusus, Apel Gabungan merupakan sarana pengawasan dalam memperkokoh kebersamaan dan koordinasi antara para PNS baik secara pribadi maupun Institusi/ Kelembagaan."

"Oleh karena itu,saya minta kepada saudara agar selalu disiplin untuk mengawali apel kerja tersebut serta mengisi absensi di Instansinya masing-masing sebagai sarana kontrol dan pembinaan bagi PNS dalam penegakan disiplin PNS." ungkapnya.

Dibaca 1066 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.

Trending Topik