Pasific Pos.com | Tim Relawan LE Bakal Gelar Parade Budaya Papua dan Nusantara

  |  23 October, 2017

Tim Rrlawan LE for Papua saat menggelar jumpa pers di Aula Asrama Mimika, Perumnas 1 Waena Jayapura,  Sabtu (7/10/17). Tim Rrlawan LE for Papua saat menggelar jumpa pers di Aula Asrama Mimika, Perumnas 1 Waena Jayapura, Sabtu (7/10/17).

Tim Relawan LE Bakal Gelar Parade Budaya Papua dan Nusantara

Sosial & Politik Penulis  Minggu, 08 Oktober 2017 21:55 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

Jayapura,- Tim Relawan Lukas Enembe (LE) For Papua menggelar sosialisasi tindak lanjut hasil demo damai save LE pada tanggal 19 September 2017 lalu, dan sekaligus sosialisasi untuk kegiatan akbar yang rencananya akan digelar pada awal bulan November di Asrama Timika Waena Jayapura.

Dalam rangkaian acara tersebut, akan ada parade budaya Papua dan Nusantara yang dilaksanakan pada awal bulan depan selama tiga hari berturut-turut di lapangan Papua Bangkit (Holandia) Kompleks Auri, Kemiri Kabupaten Jayapura.

“Dalam awal bulan depan kami akan menggelar acara akbar itu kami akan kemas dalam bentuk parade budaya. Yakni parade budaya Papua dan parade budaya Nusantara, jadi masyarakat nusantara yang ada di Papua ini juga berhak mengenakan pakaian adatnya masing-masing dan bisa ambil bagian pada saat prosesi acara itu,“ kata Ketua Tim Relawan LE for Papua, Alberth Gonzalez Wanimbo saat menggelar jumpa pers usai melakukan sosialisasi dan acara bakar batu di Asrama Mimika Waena Perumnas I Jayapura, Sabtu (7/10/17).

Mengenai jadwal, lanjut Albert Wanimbo, nanti kami sesuaikan dengan pihak kantor gubernur, seperti apa dan bagaimana itu nanti kami akan sesuaikan jadwal beliau. Dan kami ingin mengundang seluruh masyarakat nusantara untuk ikut ambil bagian dalam acara akbar tersebut.

Ia juga meminta kepada teman-teman Papua, baik dari pantai, lembah, pesisir dan gunung dapat menggunakan pakaian adatnya masing-masing untuk ikut ambil bagian dalam mengisi acara parade budaya.

“Acara inikan acara parade budaya Papua dan acara parade Nusantara. Tapi juga nanti ada beberapa agenda penting yang nanti kita akan umumkan pada saat di lapangan Papua Bangkit (Holandia) Kompleks Auri,” ujarnya.

Hanya saja, kata Alberth, untuk kemas agendanya pihaknya belum bisa membertahukan jadwalnya ke publik. Pasalnya harus menyesuaikan dengan jadwal gubernur.

"Nanti dua minggu dari sekarang baru kami akan sampaikan ke publik, soalnya kami harus menyesuaikan jadwal kegiatan beliau juga, takutnya bersamaan dengan kegiatan beliau lainnya, " ungkapnya.

Namun diakuinya, ini adalah bentuk sosialisasi kepada teman-teman di seluruh tanah Papua, dan ini juga merupakan pemberitahuan awal kepada teman-teman  yang ada diseluruh tanah Papua.

“Untuk sosialisasinya, tim-tim relawan yang sudah ada di seluruh tanah Papua, itu nanti kita akan buatkan SK-nya dalam bentuk tim. Wilayah Lapago akan ke Lapago, wilayah Mepago akan ke Mepago dan seterusnya juga sampai di wilayah Tabi juga. Jadi tim-tim ini akan turun sosialisasi sekaligus konsolidai untuk mengundang tokoh-tokoh masyarakat yang akan kita bawa ke Jayapura guna mengikuti sosialisasi itu," terangnya.

Pada kesempatan ini, lanjut Alberth, kami juga mau mengucapkan terimakasih kepada masyarakat Papua secara keseluruhan, entah itu masyarakat asli Papua dan non Papua yang juga turut mengambil bagian pada saat kita menggelar demo akbar pada tanggal 19 September 2017 kemarin di Jayapura. Baik di Merauke, Nabire, Timika, Wamena dan Biak.

“Jadi kami sampaikan banyak terima kasih kepada semua masyarakat Papua yang sudah turut mengambil bagian. Ini bentuk tanggung jawab moril kita terhadap tanah Papua. Kami tidak melihat siapa gubernurnya tapi kita lihat bagaimana kebersamaan kita pada saat kemarin, sekarang dan yang akan datang,“ ucapnya.

Sementara itu, Perwakilan dari wilayah Tabi, Otniel Deda menambahkan, hari ini Negara bisa lihat bahwa hari ini orang Papua bisa bersatu sehingga hari ini kita bergandengan tangan untuk melihat ketidakadilan dan kita bersatu untuk selamatkan Papua khususnya dalam hal ini Gubernur Papua yang merupakan milik orang Papua yang harus balik ke tanah Papua untuk memimpin tanah Papua yang tinggal satu tahun setengah.

"Jadi waktu yang ada itu jangan dipolitisir, kami berharap bahwa dalam kepemimpinannya yang tinggal satu tahun setengah ini dia akan kembali menjadi gubernur Papua, karena dia adalah milik orang Papua," harapnya.

Dijelskannya, relawan yang hadir hari ini, akan bersatu untuk kami mengikis semua ketidakadilan, diskriminasi dan sikap-sikap yang tidak berada pada posisi yang mendorong sebuah perubahan di tanah Papua.

"Itu kami lawan. Kami satukan hati untuk kami lawan," tegas Otniel Deda.

Untuk itu kata Otniel Deda, dalam rangka untuk menyukseskan kegiatan akbar pada bulan November yang dikemas dalam parade nusantara itu, posisi Papua ini tidak boleh ada kotak-kotak. Kita hari ini bersatu bangun Papua, karena Papua ini adalah milik bersama tidak boleh ada perbedaan antara gunung dan pantai serta anak-anak Papua dan anak-anak nusantara.

“Kita harus satukan pikiran dan presepsi untuk bagaimana kita  membangun Papua ini kedepan. Maka konteks nusantara itu merupakan satu konteks tema yang kami bangun. Jadi bukan sengaja, tapi hari ini menjawab sebuah proses Negara dalam bentuk bagaimana merangkul tokoh nasionalis, paparnya.

Bahkan tandas Otniel, beliau adalah tokoh nasionalis dan beliau juga merupakan tokoh Bhineka Tunggal Ika, Pancasila yang merangkul seluruh orang Papua dalam konteks Otsus sehingga kita harus merangkul semua," tandasnya.

Apalagi kata Otniel Deda, bicara Papua dalam konteks Otsus Papua harus dibangun labih baik lagi dan juga menyelamatkan orang Papua, menyelamatkan tanahnya dan juga menjaga teman-teman nusantara yang sudah ikut terlibat membangun Tanah Papua yang lebih baik.

Otniel menambahkan, jika pihaknya dari wilayah Tabi akan memberikan informasi kepada semua tokoh adat dan masyarakat di tanah Tabi untuk mari kita memenangkan gubernur.

"Dimana kepemimpinan beliau yang tinggal berapa bulan kedepan dan kita berdoa sehingga dalam konsolidasi mendapatkan partai politik dan juga kepada semua tim relawan kami dari wilayah Tabi kami akan siap kawal apa yang sudah menjadi petunjuk dan bekerja," pungkasnya. (TIARA)

Dibaca 58 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.

Berita Terkini