Pasific Pos.com | Belum ada Fasilitas Rehabilitasi di Papua

  |  23 October, 2017

Direktur Reserse Narkoba Polda Papua, Komisaris Besar Ida Bagus Komang Ardika. Direktur Reserse Narkoba Polda Papua, Komisaris Besar Ida Bagus Komang Ardika.

Belum ada Fasilitas Rehabilitasi di Papua

Pendidikan & Kesehatan Penulis  Kamis, 05 Oktober 2017 18:26 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

JAYAPURA,- Belum terdapat fasilitas rehabilitasi bagi penyalahguna narkoba dan obat-obatan terlarang di 29 kabupaten/kota di Papua. Akibatnya, pencegahan narkoba di wilayah ini masih terkendala.

Hal tersebut disampaikan Direktur Reserse Narkoba Polda Papua, Komisaris Besar Ida Bagus Komang Ardika saat ditemui di ruang kerjanya beberapa waktu lalu.

Ia mengatakan, sekitar 70 penyahguna narkoba yang diamankan Direktorat Reserse Narkoba Polda Papua dari Januari hingga September 2017 hanya dikenakan penahanan di Lembaga Pemasyarakatan Narkotika Doyo di Kabupaten Jayapura.

"Kemungkinan besar mereka akan kembali menggunakan narkoba setelah bebas dari penjara. Sebab, Belum terdapat fasilitas rehabilitasi bagi penyalahguna narkoba dan obat-obatan di sini," kata Ardika.

Ia menuturkan, pihak kepolisian tidak memiliki anggaran untuk memberikan pengobatan bagi penyalahguna narkoba di sejumlah fasilitas rehabilitasi di luar Papua.

"Kami pernah mengusulkan kepada pihak Dinas Sosial Pemprov Papua agar menyiapkan fasilitas rehabilitasi bagi penyalahguna narkoba di Papua khususnya di lima kota besar, yakni Jayapura, Merauke, Timika, Wamena dan Nabire," tutur Ardika.

Ardika pun menyatakan akan menyampaikan permasalahan ini kepada pihak DPR RI yang berkunjung ke Jayapura pada awal Oktober.

"Tujuan kedatangan DPR untuk melihat implementasi Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika di Papua. Mudah-mudahan mereka bisa berkontribusi untuk menghadirkan fasilitas rehabilitasi narkoba di daerah ini," harapnya.

Sementara itu, Kapolda Papua saat ditanyakan terkait dengan Rehabilitasi apabila Kementrian Kesehatan mengharapkan pihak Kepolisian Polda Papua untuk memanfaatkan rumah sakit Bhayangkara sebagai tempat Rehabilitasi Pecandu Narkoba di Papua, dirinya menuturkan akan siap namun masih butuh waktu dan pembahasana labih lajut.

“Kalau siap, ya Rumah Sakit Bhayangkara siap, tapi kami sampai saat ini msih berkoordinasi, untuk tempat dan tenaga Medis petugas rehabilitasinya seperti Bogor,” ungkapnya saat di temui di Mapolda Papua, kamis (5/10/17) siang.

Dibaca 36 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.

Berita Terkini