Pesawat Guruda Disarankan Menyediakan Makanan Khas Papua | Pasific Pos.com

| 25 January, 2020 |

Asisten Bidang Perekonomian dan Kesra Sekda Papua, Elia Loupatty. Asisten Bidang Perekonomian dan Kesra Sekda Papua, Elia Loupatty.

Pesawat Guruda Disarankan Menyediakan Makanan Khas Papua

Ekonomi & Bisnis Penulis  Selasa, 03 Oktober 2017 17:02 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

JAYAPURA,- Pemerintah Provinsi Papua sarankan Makanan Khas Papua harus ada di pesawat Garuda Indonesia. Selain itu, lagu-lagu daerah Papua pun perlu diputar di pesawat plat merah tersebut.

Penegasan itu disampaikan Asisten Asisten Bidang Perekonomian dan Kesra Sekda Papua Elia Loupatty pada kegiatan Garuda Indonesia Travel Fair 2017 di Mal Jayapura, beberapa waktu lalu.

“saya sudah sampaikan kepada manager PT Garuda Indonesia supaya makanan khas Papua bisa ada di pesawat Garuda,”ujarnya.

Menurutnya, makanan khas Papua itu khusus bagi pesawat Garuda dari Jayapura yang akan berangkat ke Jakarta maupun daerah lain.

Selain itu, kata Loupatty, jika pesawat mendarat di Jayapura pun yang diputar itu lagu-lagu Papua, jangan makanan dan lagu-lagu daerah lain setiap hari. “saya harap makanan khas Papua tiga kali dalam seminggu itu sudah sangat baik,” katanya.

Loupatty juga sarankan kepada manajemen Garuda Indonesia cabang Jayapura untuk even Garuda Air Travel Fair (GATF) dapat dilakukan di wilayah pegunungan Papua.

Menurutnya, Kota Wamena daerah yang paling stategis untuk kegiatan even Garuda tersebut tahun depan, sehingga masyarakat Papua yang ada kabupaten-kabupaten di wilayah pegunungan dapat menikmati harga tiket murah.

“Garuda Air Travel Fair ini merupakan satu keberpihakan kepada masyarakat, dan mudah-mudahan apa yang dilakukan oleh garuda ini dapat menolong masyarakat Papua, dimana bisa menikmati tiket dengan harga yang murah,” ucapnya.

Sementara itu, Octavianus Tampi, Manager Sales dan Marketing Branch Office Jayapura, mengatakan Garuda Indonesia cabang Jayapura menargetkan Rp8,5 miliar dalam even Garuda Air Travel Fair (GATF).

"Kita optimis bisa mencapai target yang ditetapkan. Pada phase pertama Maret lalu tercapai penjualan sebesar Rp 8,2 miliar,” ujarnya.

Dibaca 428 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.

Trending Topik