Penambangan Emas Ilegal di Kebar | Pasific Pos.com

| 22 January, 2020 |

Penambangan Emas Ilegal di Kebar

Papua Barat Penulis  Kamis, 28 September 2017 22:01 0
Beri rating artikel ini
(1 Voting)

5 Warga Negara Asal China Terancam 10 Tahun Penjara

 

Manokwari,– Akhirnya, pihak Polda Papua Barat mengakui tentang penangkapan 5 Warga Negara Asing (WNA) asal China terkait penambangan Emas ilegal di Distrik Kebar, Kabupaten Tambrauw, Papua Barat, Rabu (20/9) lalu.

Informasi yang dihimpun Tabura Pos, kelima WNA yang diamankan penyidik Ditreskrimsus Polda Papua Barat, berinisial WH (47 tahun), WD (46 tahun), WB (42 tahun), WS (47 tahun), dan ZL (45 tahun).

Kapolda Papua Barat, Brigjen Pol. Rudolf A. Rodja melalui Direskrimsus Polda Papua Barat, Kombes Pol. Parlindungan Silitonga mengatakan, kasus eksploitasi Emas secara ilegal di Distrik Kebar ini merupakan hasil kerja keras Polda Papua Barat.

Ia menjelaskan, di lokasi penambangan, anggotanya menemukan 2 excavator, dimana 1 unit dalam keadaan rusak dan 1 unit lagi masih dalam kondisi berjalan.

Silitonga menambahkan, anggotanya juga menemukan alat dompeng dan mesin generator listrik, Mercuri sebanyak setengah gelas yang dikemas dalam 2 tempat, serta biji Emas sebanyak 160 gram yang sudah diamankan.

“Setelah kita cek dokumen dari 5 orang ini tidak lengkap dan tidak bisa berbahasa Indonesia,” kata mantan Kapolres Sorong ini dalam coffee morning di Rupatama Polda Papua Barat, Rabu (27/9).

Ditambahkan Direskrimsus, kelima WNA ini sudah diamankan di tahanan Polda Papua Barat demi kepentingan penyelidikan.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, Silitonga mengatakan, kelima WNA ini akan dikenakan dengan Undang-undang Minerba dengan ancaman 10 tahun penjara. [BOM-R1]

Dibaca 1379 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.

Trending Topik