Pimpinan Tidak Ditempat, Anggota DPR Papua Kecewa | Pasific Pos.com

| 22 November, 2017 |

Wakil Ketua Komisi V DPR Papua, Nioluen Kotouki didampingi Anggota Komisi I DPR Papua, Tan Wie Long. Wakil Ketua Komisi V DPR Papua, Nioluen Kotouki didampingi Anggota Komisi I DPR Papua, Tan Wie Long.

Pimpinan Tidak Ditempat, Anggota DPR Papua Kecewa

Sosial & Politik Penulis  Rabu, 13 September 2017 19:26 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

Along : Kami Ini Bagaikan Anak Ayam Kehilangan Induk"




Jayapura,- Anggota DPR Papua kecewa lantaran tak satu pun unsur pimpinan DPR Papua berada ditempat beberapa waktu terakhir ini.
Hal ini dikeluhkan oleh salah satu Anggota Komisi I DPR Papua, Tan Wie Long di sejumlah media di ruang Komisi I DPR Papua, Rabu (13/9).

Politisi Partai Golkar ini mengaku kecewa lantaran tidak bisa koordinasi dengan unsur pimpinan DPR Papua untuk hal-hal yang bersifat urgen.

Misalnya saja kata Along panggilan akrab dari Tan Wie Long,  ketika beberapa hari ini ada aspirasi atau unjuk rasa yang masuk ke DPR Papua, termasuk para pelamar pendamping dana desa yang datang menyampaikan aspirasi ke DPR Papua, namun unsur pimpinan tidak ada di tempat.

"Kami sedikit kecewa karena unsur pimpinan DPR ini semua tidak ada ditempat sehingga koordinasi-koordinasi kami yang terkait yang sifat urgen, itu tidak bisa kita lakukan karena harus laporkan ke siapa, ” kata Along didampingi Wakil Ketua Komisi V DPR Papua, Nioluen Kotouki, Rabu (13/9).

Politisi Partai Golkar ini mencontohkan, saat pihaknya membutuhkan rekomendasi-rekomendasi untuk mengundang pimpinan OPD dalam menindaklanjuti aspirasi masyarakat, namun tak ada satupun unsur pimpinan DPR Papua yang ada.

“Nah, sekarang kalau pimpinan DPR Papua tidak ada, lalu kita mau sampaikan kepada siapa lagi,” kata Along dengan mimik kecewa.

Padahal, lanjut Along, berdasarkan peraturan tata tertib DPR Papua, sebenarnya tidak boleh unsur pimpinan itu semua meninggalkan tempat, tetapi harus ada satu pimpinan yang aktif berada di tempat.

Apalagi kata politisi partai Golkar ini,  wakil ketua III DPR Papua sampai sekarang belum ada PAW, sehingga ini juga menjadi catatan tersendiri.

“Catatan perhatian kepada pimpinan DPR supaya harus betul-betul salah satu diantara pimpinan ini harus ada di tempat, sehingga kami mudah untuk berkoordinasi jika ada masalah-masalah urgen seperti ini,” ungkapnya.

Bahkan menurutnya, hal itu mestinya menjadi catatan khusus bagi pimpinan DPR Papua sehingga tidak semua pimpinan DPR Papua ada di luar daerah.

"Kami ini seperti anak ayam kehilangan induk, dimana ada hal-hal yang sifatnya urgen tetapi kami mau lapor ke siapa karena tidak ada unsur pimpinan ditempat, " tutup Tan Wie Long. (TIARA)

Dibaca 66 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.