Empat Kabupaten Jadi Pilot Project Pengawasan Dana Desa | Pasific Pos.com

| 22 November, 2017 |

Kapolda Papua, Irjen Pol. Boy Rafli Amar. Kapolda Papua, Irjen Pol. Boy Rafli Amar.

Empat Kabupaten Jadi Pilot Project Pengawasan Dana Desa

Headline Penulis  Selasa, 12 September 2017 20:38 font size decrease font size increase font size 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

JAYAPURA,- Empat Kabupaten di Papua akan dijadikan sebagai pilot project atau percontohan pengawasan dana desa oleh Kepolisan Daerah (Polda) Papua.
Hal itu disampaikan Kapolda Papua Irjen Pol. Boy Rafli Amar, pada kegiatan kolaborasi tunas integritas nasional II 2017 kerja sama KPK dan Pemprov Papua, Selasa (12/9) di Jayapura.

 “Kita tidak ingin kepala kampung dengan euforia uang yang ada, kemudian tidak paham untuk diapakan uang ini. Sehingga (muncul kesalahan dalam penggunaan dana desa, padahal ini baru pada level kampung. Belum lebih leval yang lebih tinggi lagi,” terangnya.

Dikatakan Kapolda, pilot project pengawasan dana desa oleh pihak kepolisian akan melibatkan pihak bintara pembinanaan dan keamanan ketertiban masyarakat (Babinkamtibmas).
Dengan demikian, sejumlah Babinkamtibmas akan dilatih untuk mengawal penggunaan dana desa itu.

Sementara berkaitan dengan pelaksanaan kegiatan kolaborasi tunas integritas nasional II 2017, Kapolda mengapresiasi kegiatan maupun promosi usaha yang dilakukan KPK, terkait pembangunan integritas di seluruh Indonesia tak terkecuali Papua.

Hal demikian, tentunya akan memacu seluruh badan publik maupun unsur pimpinan di daerah, menjadikan indonesia lebih sejahtera.

“Tentunya, kesejaheraan itu bisa terwujud bila korupsi, kolusi dannepotisme (KKN) tidak ada. Kalau KKN, tidak ada maka akan ada jaminan kesejahteraan akan muncul dan efeknya kebahagiaan”.

“Jadi, hal yang perlu kita perjuangkan juga adalah bagaimana kita sebagai pimpinan tingkatkan indeks kebahagiaan masyarakat kita,” ajaknya.

Kapolda menambahkan, dalam waktu dekat Polri berencana membentuk densus anti korupsi untuk melengkapi instrumen negara. Dengan demikian diharapkan bisa mengurangi tindak pidana KKN diatas negeri ini.

“Sebab jujur saja polisi bahagia itu kalau di penjara tidak ada orang. Jadi, kalau tidak ada orang di penjara itu sebuah kebahagiaan. Nah, bagaimana supaya penjara kosong? Antara lain adalah pembangunan integritas dan ini menjadi sebuah solusi, sebab bila kita berhasil menekan tindak pidana korupsi, maka negara sukses memberi kesejahteraan pada masyarakat secara lebih merata dan berkeadilan,” pungkasnya.

Dibaca 82 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.