Pasific Pos.com | Akhirnya Jhon Ibo Dieksekusi

  |  21 September, 2017

Kepala kejaksaan Negeri Jayapura, Akmal Abbas. Kepala kejaksaan Negeri Jayapura, Akmal Abbas.

Akhirnya Jhon Ibo Dieksekusi

Headline Penulis  Senin, 11 September 2017 18:39 font size decrease font size increase font size 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

JAYAPURA,- Jhon Ibo terdakwa kasus korupsi akhirnya dieksekusi Kejaksaan Negeri Jayapura di kediamannya di Depan Hotel Horison Jayapura, Jumat (8/9/17) lalu.
Jhon Ibo yang masih bersetatus sebagai Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Papua periode 2014-2019 dieksekusi kerena dirinya terdakwa dalam kasus penyelewengan Dana APBD sebesar Rp 5,2 miliar untuk penggunaan belanja instansi vertikal, biaya pembangunan rumah tinggal bagi ketua DPR Papua dan dua orang wakil ketua DPR Papua.

Kepala kejaksaan Negeri Jayapura, Akmal Abbas menyampaikan, terdakwa Jhon Ibo diekseskusi karena mangkir tiga kali setelah dipanggil oleh Kejaksaan Negeri Jayapura.

"Selama ini kita koperatif dengan memanggil beliau secara patut dan memberi waktu. Hanya saja tiga kali pemanggilan yang kita lakukan, sama sekali tidak dipenuhi. Ini adalah langkah terakhir yang kami lakukan, kebetulan yang bersangkutan bisa kita temukan di kediamannya,” ucap Akmal, saat diwawancarai melalui telepon seluler, Senin (11/9) sore.

Kata Akmal, eksekusi ini dilakukan kerena sebelumnya pihaknya sudah menerima putusan MA pada bulan April 2016 lalu, yang menyatakan Jhon Ibo dijatukan hukuman 4 tahun kurungan, setelah pihak Kejaksaan Tinggi Papua melakukan Kasasi kepada Mahkama Agung.

“Putusan pidana badan 4 tahun, bayar biaya denda Rp. 200 juta dan uang pengganti negara sebesar Rp. 4,2 Miliyar. Selanjutnya yang bersangkutan akan kita bawa ke Lembaga Permasyarakat (Lapas) Abepura Kota, untuk menjalani masa tahanannya,” katanya.

Sebatas diketahui, sebelumnya John Ibo yang sampai saat ini masih menjabat sebagai anggota DPR Papua periode 2014-2019 itu diputus bersalah dengan hukuman selama 1 tahun 10 bulan dan pidana denda sebanyak Rp.50.000.000, di persidangan Pengadilan Negeri Jayapura.

Kemudian Kejaksaan Tinggi Papua, melakukan Kasasi di Mahkamah Agung. Kemudian gugatan Kasasi Kejaksaan Tinggi Papua diterima dan menyatakan politkus senior di Papua itu bersalah dan di hukum 4 tahun penjara.

Dibaca 61 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.