Pasific Pos.com | Pemkab Jayapura Kembalikan Satu Kontainer Miras Ke Surabaya

  |  23 October, 2017

Pemkab Jayapura saat melakukan pengiriman kembali satu kontainer miras ke daerah asalnya Surabaya propinsi Jawa Timur, yang dilaksanakan dilaksanakan  di lapangan kantor Bupati kabupaten Jayapura, Sabtu (9/9/17). Pemkab Jayapura saat melakukan pengiriman kembali satu kontainer miras ke daerah asalnya Surabaya propinsi Jawa Timur, yang dilaksanakan dilaksanakan di lapangan kantor Bupati kabupaten Jayapura, Sabtu (9/9/17).

Pemkab Jayapura Kembalikan Satu Kontainer Miras Ke Surabaya

Kabupaten Jayapura Penulis  Sabtu, 09 September 2017 18:00 font size decrease font size increase font size 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

Sentani, Sikap tegas pemerintah kabupaten Jayapura terhadap pelarangan peredaran minuman keras (miras) dibuktikan dengan pengiriman kembali satu kontainer miras ke daerah asalnya Surabaya propinsi Jawa Timur.
Pengembalian satu kontainer miras ini dilaksanakan  di lapangan kantor Bupati kabupaten Jayapura, Sabtu (9/9/17).

Satu kontainer yang berisi minuman keras berbagai jenis ini merupakan hasil operasi anggota Sat. Pol PP kabupaten Jayapura dibawah pimpinan Kasat Pol PP Kabupaten Jayapura, Yance Demetauw. Miras ini disita pada hari Sabtu (5/8) di gudang IJS (Irian Jaya Sehat) jalan Yahim Sentani.

Hadir dalam pengembalian ini Sekda kabupaten Jayapura , Drs. Yerry F. Dien, Asisten 1 Kab. Jayapura, Abdul Rahman Basri, Kapolres Jayapura, AKBP Gustav R. Urbinas, SH.S.IK, Wadanyon 751/R, Mayor Inf. Gurbasa Samosir, Kapolsek Sentani Kota, Kompol Hakim Sode, SH, Danramil Sentani 1701-01/Sentani, Mayor Inf. Jhon Wakman, Kepala BNN Kab. Jayapura, Ariyanto dan perwakilan dari PT IJS, Jupri.

Kasat Pol PP Kab. Jayapura, Yance Demetauw mengatakan kontainer yang berisi miras ini bisa diamankan berkat laporan dari masyarakat Yahim bahwa gudang IJS di jalan Yahim sering keluar masuk kontainer yang belum tahu di dalamnya memuat apa.

"Atas laporan tersebut saya perintahkan kepada anggota saya untuk menyelidiki mobil tersebut. Dan pada hari Senin tanggal 05 Agustus 2017 kami bersama anggota melakukan penangkapan di gudang IJS. Kemudian pada tanggal 04 September 2017 Bupati Jayapura memerintahkan kami agar pada hari ini dilakukan pengembalian barang bukti 1 kontainer Miras ke tempat pengiriman asal yaitu Surabaya Jawa Timur," ujarnya.

Langkah tegas pemerintah ini didukung oleh masyarakat adat.  Ondoafi Bambar, Orgenes Kaway mengatakan pihak adat sudah sepakat dan berkomitmen bahwa Miras tidak boleh berada di Kabupaten Jayapura dan alasan sudah jelas karena miras sangat merusak masyarakat di Kab. Jayapura serta banyaknya pemuda-pemuda yang meninggal di karenakan Miras.

"Kami sangat dukung, kami mengajak pemerintah Kabupaten Jayapura dan pihak keamanan mari satukan komitmen bahwa selamatkan nyawa masyarakat Kabupaten Jayapura dari pengaruh Miras, kami dari tokoh adat percayakan sepenuhya kepada pihak Pemda dan pihak keamanan untuk menyelamatkan masyarakat Jayapura.

Sekda Kabupaten Jayapura, Yerry F. Dien menegaskan bahwa sejak tahun 2013 sampai sekarang Bupati Jayapura sudah tidak mengeluarkan ijin untuk menjual Miras di Kabupaten Jayapura. Sebagaimana sebelumnya dari Pemda Kabupaten Jayapura, TNI-POLRI dan tokoh-tokoh masyarakat, adat dan agama kita sudah mencanangkan zona integritas umat beragama dan itu harus kita jaga. Kita sudah mempunyai komitmen bersama bahwa Kab. Jayapura bebas dari Miras.

"Pemerintah Kabupaten Jayapura tetap tegas untuk memberantas peredaran Miras di Jayapura, terima kasih kepada seluruh komponen yang telah mendukung pemberantasan Miras dan ini akan kita tingkatkan terus agar kejadian seperti ini tidak terjadi lagi,' tegas sekda.

Dibaca 135 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.

Berita Terkini