DPRD Mimika Bertemu Dengan PUK SPKEP SPSI Pimpinan Sudiro | Pasific Pos.com

| 22 November, 2017 |

Pertemuan antara DPRD Mimika dan PUK SP KEP SPSI PT. Freeport Indonesia pimpinan Sudiro yang berlangsung Kamis (7/9/17) di kantor DPRD Mimika. Pertemuan antara DPRD Mimika dan PUK SP KEP SPSI PT. Freeport Indonesia pimpinan Sudiro yang berlangsung Kamis (7/9/17) di kantor DPRD Mimika.

DPRD Mimika Bertemu Dengan PUK SPKEP SPSI Pimpinan Sudiro

Headline Penulis  Kamis, 07 September 2017 22:29 font size decrease font size increase font size 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

Jayapura, DPRD Mimika duduk bersama dengan PUK SP KEP SPSI PT. Freeport Indonesia pimpinan Sudiro, terkait permasalahan mogok kerja karyawan PT. Freeport Indonesia dan dihadiri sekitar 50 orang. Pertemuan dipimpin oleh Karel Gwijangge selaku Ketua Badan Legislasi DPRD Mimika.

pada  pertemuan yang berlangsung Kamis (7/9) di kantor DPRD Mimika ini, Sudiro menyampaikan penilaiannya bahwa managemen PTFI menggunakan aparat keamanan untuk menekan pekerja pada saat mengusir karyawan keluar dari perusahaan yang terkena furlough. "Kami ingin diperlakukan seperti warga negara lainnya terkait hak-hak kami sebagai karyawan," ujar Sudiro.

Sudiro juga menilai langkah managemen PTFI dalam  mengambil kebijakan furlough tidak sesuai dengan Perjanjian Kerja Bersama (PKB), karena manageman telah berjanji bahwa tidak akan mengambil kebijakan diluar PKB namun kenyataannya managemen bersikeras tetap melakukan furlough.

Menanggapi penyampaian dari PUK SPKEP SPSI PT. Freeport Indonesia, Saleh Alhamid selaku Ketua Komisi A menjelaskan bahwa menurut Freeport tidak ada karyawan yang di PHK, adanya hanya Furlough, PHK Sukarela, dan pengunduran diri sukarela

" DPR tidak bisa menyelesaikan permasalahan ini, namun DPR akan menyalahkan freeport jika memamg freeport bersalah dengan menggunakan hak angket," ujar Saleh Alhamid.

Sementara itu  Victor Kabey (Ketua Komis B), menyarankan agar PUK menawarkan kepada perusahaan untuk musyawarah mencapai mufakat, sehingga diharapkan tercapai solusi bersama.

Karel Gwijangge selaku Ketua Bidang Legislasi DPRD Mimika pada akhir pertemuan mengatakan bahwa DPRD Mimika akan memanggil pihak kepolisian untuk mengeluarkan karyawan yg ditahan. Kedua DPRD Mimika dan Eksekutif akan melakukan pertemuan internal guna menyamakan persepsi terkait kasus mogok kerja karyawan PTFI. Ketiga, DPRD Mimika siap memfasilitasi para pihak sampai tercapai kesepakatan.

Dibaca 378 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.