Bangun Ekonomi Papua, Pengusaha OAP Harus Bersatu | Pasific Pos.com

| 22 November, 2017 |

Penandatangan kesepakatan bergabungnya 13 Asosiasi pengusaha asli Papua dengan KAPP disaksikan Asisten Bidang Perekonomian dan Kesejahteraan Rakyat Sekda Papua Elia Loupatty. Penandatangan kesepakatan bergabungnya 13 Asosiasi pengusaha asli Papua dengan KAPP disaksikan Asisten Bidang Perekonomian dan Kesejahteraan Rakyat Sekda Papua Elia Loupatty.

Bangun Ekonomi Papua, Pengusaha OAP Harus Bersatu

Ekonomi & Bisnis Penulis  Kamis, 07 September 2017 19:15 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

JAYAPURA,- Kunci menggerakkan ekonomi Papua tidak bisa dilakukan oleh Pemerintah sendiri. Tetapi hendaknya melupakan ego sektoral diantara pengusaha asli Papua sendiri.

Oleh karena itu, dengan deklarasi Kebangkitan Ekonomi Orang Asli Papua (OAP) ini, marilah kita satukan pikiran untuk membangun ekonomi Papua. “saatnya para pengusaha dan pemuda asli Papua untuk berhenti mengucapkan KO dan DIA, tetapi harus kami atau kitorang sama-sama membangun ekonomi Papua,” ungkap Ketua Umum Kamar Adat Pengusaha Papua, Merry C Yoweni dihadapan ribuan pengusaha asli Papua yang datang pada deklarasi kebangkitan ekonomi orang asli Papua, di Kantor Gubernur Dok II Jayapura, Kamis (7/9/2017).

Menurutnya,  orang Papua harus bisa bertindak di atas tanahnya sendiri dengan mengelola ekonominya. Sebab tak ada orang lain yang bisa membangun ekonomi Papua, kecuali anak-anak Papua sendiri. "Kalau mau maju dan kuasai Papua, kita semua anak-anak Papua harus lebih dulu kuasai ekonomi Papua," ujarnya.

Dikatakan Merry, Tuhan telah menunjuk orang Papua untuk hidup di atas tanah ini. Untuk itu, pemerintah dalam hal ini Gubernur beserta jajarannya harus benar-benar memperhatikan pengusaha Papua "Orang Asli Papua adalah indikator keberhasilan Negara Republik Indonesia (NKRI), tetapi kalau kami yang ada di kota-kota melarat, bagaimana masyarakat yang ada di kampung-kampung," ujarnya.

Dia menambahkan, untuk membangun tanah ini tidak ditentukan oleh banyaknya pegawai negeri dan sarjana, tetapi berapa banyak rakyat Papua yang terlibat dalam dunia usaha. Kata Mery dengan nada tegas.

Dibaca 81 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.