Pasific Pos.com | KPU Papua Lantik 456 Anggota PPD dan PPS Jelang PSU

  |  23 October, 2017

Komisioner KPU Provinsi Papua, Izak R. Hikoyabi Komisioner KPU Provinsi Papua, Izak R. Hikoyabi

KPU Papua Lantik 456 Anggota PPD dan PPS Jelang PSU

Sosial & Politik Penulis  Kamis, 10 Agustus 2017 20:54 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

Selain Melakukan Pelantikan, KPU Papua Juga Mengadakan Bimtek



SENTANI- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Papua telah mengukuhkan dan melantik 456 orang menjadi Panitia Pemilihan Distrik (PPD) dan Panitia Pemilihan Suara (PPS) untuk ditugaskan dalam pelaksanaan Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilkada Kabupaten Jayapura di 229 Tempat Pemungutan Suara (TPS) di 17 distrik pada 23 Agustus 2017 mendatang.

Pelantikan dan pengambilan sumpah dipimpin langsung oleh Ketua KPU Papua, Adam Arisoy, didampingi sejumlah Komisioner KPU Provinsi Papua diantaranya Beatrix Wanane, Izak R. Hikoyabi dan Tarwinto, yang berlangsung di Hotel Sentani Indah (HSI), Kota Sentani, Kabupaten Jayapura, Kamis (10/8/2017) kemarin.

Usai pelantikan dilanjutkan dengan kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) terhadap 456 orang PPD dan PPS.
Usai pelantikan, Komisioner KPU Provinsi Papua, Izak R. Hikoyabi mengatakan, kegiatan pelantikan anggota PPD dan PPS ini sudah sesuai dengan jadwal KPU Provinsi Papua. Selain itu, kata Izak, pelantikan suatu jabatan bukan suatu yang luar biasa, namun sesuatu yang biasa-biasa saja. Karena hal ini sering dilakukan setiap mengawali proses pemilihan dalam hal ini pelaksanaan Pemungutan Suara Ulang (PSU).

Sesuai dengan jadwal KPU, maka pada hari ini (kemarin) kami dari KPU Provinsi Papua selaku KPU Kabupaten Jayapura telah melantik rekan-rekan anggota PPD di 17 distrik sebanyak 85 orang dan PPS sebanyak 371 orang, jelas Izak R. Hikoyabi kepada wartawan, Kamis (10/8) kemarin siang.

Lebih lanjut Izak menyampaikan, setelah melakukan pelantikan, pihaknya akan memberikan pembekalan materi dengan cara melakukan bimbingan teknis (Bimtek) kepada anggota PPD dan PPS.
Dari pelantikan ini, kami akan melakukan Bimtek kepada mereka dengan beberapa materi yang penting diantaranya adalah mengenai pengisian Form C1 KWK, imbuhnya.

Karena kasus yang dihadapi dalam pelaksanaan Pilkada Kabupaten Jayapura itu, bukan masalah perolehan suara dari masing-masing pasangan calon (Paslon).
Tapi, adanya kami temukan, ditemukan juga penyelenggara yang diganti entah itu ada unsur kesengajaan atau tidak sengaja, mungkin sakit maupun pindah. Namun, buktinya setelah ditemukan adanya pergantian penyelenggara ditingkat bawah, yakni KPPS, PPS dan PPS, beber Izak.

Untuk itu, dalam pelaksanaan Bimtek kali ini, pihaknya dengan tegas meminta kepada PPD dan PPS agar tidak lagi merekrut orang-orang yang seperti sedia kala pada saat tanggal 15 Februari 2017 lalu.
Jadi, kami beri tugas kepada PPS untuk merekrut anggota KPPS yang memang benar-benar bersih dan memastikan dirinya bahwa dia bekerja untuk menyelesaikan pekerjaan di KPPS, tegasnya.

Makanya, diharapkan mereka juga harus merekrut dengan baik adalah penyelenggara yang berintegritas, berkualitas dan profesional. Sehingga pada pelaksanaan PSU nanti, yang kita rencanakan pada tanggal 23 Agustus itu dapat berjalan dengan aman, lancar dan sukses, harapnya.

Dibaca 57 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.

Berita Terkini