Serda Suparlan Gagalkan Perampokan Di Pegadaian Negara

  |  August 18, 2017

Pelaku perampokan di Pegadaian Waena yang berhasil diamankan usai dihakimi massa. Pelaku perampokan di Pegadaian Waena yang berhasil diamankan usai dihakimi massa.

Serda Suparlan Gagalkan Perampokan Di Pegadaian Negara

Headline Written by  Kamis, 10 Agustus 2017 17:08 font size decrease font size increase font size 0
Rate this item
(0 votes)

Jayapura, Serda Suparlan bersama 6 rekannya berhasil menggagalkan upaya perampokan di Pegadaian Negara unit Waena, Kamis (10/8) siang.
Komandan Korem (Dandrem) 172/PWY , Kolonel Inf. Boni Pardede dalam keterangan persnya mengatakan, saat itu Serda Suparlan diperintahkan oleh atasannya untuk membeli cat di toko bangunan yang berada di samping pegadaian.

Lalu Serda Suparlan menggunakan kesempatan untuk membeli pulsa. Saat membeli pulsa, tiba tiba Serda Suparlan didatangi oleh Satpam Pegadaian yang melaporkan bahwa di tempatnya sedang ada perampokan yang dilakukan oleh 4 orang.
"Suparlan langsung menuju kesana dan melihat 4 perampok keluar dari pegadaian," ujar Dandrem. Selanjutnya Dandrem meminta Suparlan menceritakan kejadian secara rinci.
Suparlan menceritakan, saat tiba di depan pegadaian tampak perampok keluar dan menodongkan senjata kepadanya. "Jangan menembak , jangan menembak," ujar Suparlan mengulang ucapannya saat itu.

Dandrem 172, Kol. Inf. Boni Pardede
Dandrem 172, Kol. Inf. Boni Pardede memperlihatkan barang bukti pistol dan amunisi yang diperoleh dari tersangka pelaku perampokan di Pegadaian Negara unit Waena.



"Saya melihat pelaku memegang senjata gampang untuk dilumpuhkan. Lalu saya berkelahi dan berteriak minta tolong. Saat saya lihat abang abang saya , saya semakin bersemangat berkelahi," ujar Suparlan.
Suparlan  dibantu dengan 6 orang anggota Dankesyah lalu berupaya melumpuhkan ke tiga perampok. Masyarakat yang melihat hal ini lalu melakukan pengroyokan dan memukuli ke 3 pelaku sementara satu orang pelaku melarikan diri.

Dandrem 172/PWY selanjutnya menerangkan kembali bahwa setelah berhasil melumpuhkan 3 orang pelaku kemudian ketiga orang ini diserahkan kepada pihak kepolisian. Sementara satu orang pelaku berhasil melarikan diri. "3 orang pelaku perampokan sudah kami serahkan kepada Kepolisian sementara, barang bukti kami akan serahkan ke Kodam sambil menunggu petunjuk lebih lanjut," ujar Dandrem, Kol. Inf. Boni Pardede.

Barang bukti yang diamankan antara lain satu buah pistol jenis walter call, 9 butir peluru, satu buah magazine, 3 buah hp samsung, satu buah motor lengkap dengan STNK dan BPKB.
Sementara identitas pelaku,  Hariyanto, laki-laki, asal Bogor ; Martinus, laki-laki, asal Bogor ;  Dayat Hidayatullah, laki-laki, asal Lebak  dan yang berhasil melarikan diri  Wijaya alias Boy.

Sementara itu, korban luka saat perampok melakukan aksinya di dalam pegadaian negara  atas nama  Sance Taifui mengalami luka robek di dahi , dan saat ini sudah dibawa di Rs. Dian Harapan.
Identitas 7 anggota TNI yang berhasil menggagalkan perampokan antara lain  Serda Suparlan (Kodim 1701/Jayapura), Serda Yusni Kahar (Ba Korem 172/PWY),  Serda Seger (Denkesyah Waena), Serda Saleh (Denkesyah Waena), Serda Arif (Denkesyah Waena), Serda Laode (Denkesya Waena) dan Serda Andik (Denkesyah Waena) (Fani)

Read 153 times

Tinggalkan Komentar

Pastikan anda memasukan semua informasi yang diperlukan, yang bertanda (*). kode HTML tak diizinkan.