Dewan Minta Korban Deiyai Ditangani Serius

  |  August 18, 2017

Deki Nawipa, Anggota DPR Papua. Deki Nawipa, Anggota DPR Papua.

Dewan Minta Korban Deiyai Ditangani Serius

Sosial & Politik Written by  Rabu, 09 Agustus 2017 19:24 0
Rate this item
(0 votes)

JAYAPURA - DPR Papua meminta agar korban penembakan di Kampung Oneibo, Distrik Tigi, Kabupaten Deiyai, Papua mendapatkan perawatan serius dari tim medis.  Perlu adanya penanganan tersebut, setelah beberapa anggota DPR Papua menjenguk langsung korban penembakan di RSUD Jayapura, Selasa (8/8).

Deki Nawipa, anggota DPR Papua daerah pemilihan III Mee Pago, bersama Sekretaris Komisi V DPR Papua, Nason Utty bersama dua anggota DPR Papua daerah pemilihan III Mee Pago, Laurenzus Kadepa mengakui  ada dua korban yang dirawat di RSUD Jayapura. Kedua korban diketahui bernama Delian Pekey (20) menderita patah kaki diduga akibat kena tembakan dan Yohannes Pakage (21) mengalami luka di paha dan kaki akibat kena tembakan.

“Kondisinya, kalau mau melakukan tindakan operasi, kondisinya tidak menjamin karena dia berpengaruh ke darah, sehingga fisik tidak memungkinkan untuk dokter melakukan operasi,” kata Deki Nawipa.
Terkait perawatan terhadap kedua korban tersebut, kata Deki DPR Papua telah melakukan konfirmasi ke dokter spesialis yang menangani kedua korban penembakan tersebut.

 “Beliau sampaikan bahwa jika kami lakukan operasi, harus ada pernyataan sikap yang dibuat sama-sama masyarakat, dokter dan pihak lain, ketika dokter melakukan operasi, terjadi apa-apa berarti sudah ada kesepakatan jika terjadi apa-apa,” jelasnya.

 Namun, lanjut Deki Nawipa, untuk saat ini, kedua kondisi korban penembakan, jika dilihat secara fisiknya terlihat sehat, namun belum bisa dilakukan tindakan operasi.  “Jadi, tidak bisa dipaksakan operasi, karena menunggu fisik korban,” ujarnya.

 Yang jelas, kata Deki Nawipa, kedua korban penembakan membutuhkan donor darah untuk keperluan medis.  “Mestinya, Brimob menyumbang darah untuk korban hingga bisa dilakukan operasi untuk mengeluarkan peluru,” katanya.

 Yang jelas, ia mengharapkan kedua korban ditangani dengan baik dan maksimal oleh pihak RSUD Jayapura.  “Kami berpesan, tolong ditangani baik, untuk penembakan di Deiyai, 1 Agustus 2017 cukup satu tewas ditembak Brimob, jangan tambah lagi, yang korban luka2 harap tidak lagi meninggal. Mari kita doakan para petugas medis dan dokter yang sedang menangani pasien,” imbuh Laurenzus Kadepa, anggota DPR Papua Dapil III Mee Pago menambahkan. (Tiara)

Read 13 times

Tinggalkan Komentar

Pastikan anda memasukan semua informasi yang diperlukan, yang bertanda (*). kode HTML tak diizinkan.