Pemprov Target Sumbangan Pihak Ketiga Rp 5 M | Pasific Pos.com

| 22 July, 2019 |

Kepala Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah Provinsi Papua, Gerzon Jitmau Kepala Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah Provinsi Papua, Gerzon Jitmau

Pemprov Target Sumbangan Pihak Ketiga Rp 5 M

Info Papua Penulis  Jumat, 04 Agustus 2017 01:44 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

JAYAPURA,- Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah Provinsi Papua menargetkan Sumbangan Pihak Ketiga  sebesar Rp 5 miliar.
Sumbangan pihak ketiga bersifat sukarela baik Badan Usaha atau perseorangan yang melaksanakan pekerjaan di lingkungan Pemerintah Provinsi Papua termasuk Pihak Dealer Kendaraan Bermotor yang beroperasi di Papua.
“sumbangan ini sesuai dengan Peraturan Daerah Provinsi Papua Nomor 17 Tahun 2013 Sumbangan yang diberikan tidak ditetapkan besarnya dan bersifat sukarela,” ungkap Kepala Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah Provinsi Papua, Gerzon Jitmau kepada wartawan, Kamis (3/8).

Diakuinya, kontribusi dari pihak ketiga ini dapat membantu meningkatkan PAD yang pada akhirnya dapat digunakan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan berdampak pada meningkatnya ekonomi dan dunia usaha.
“Kita harapkan kepada rekan-rekan pengusaha maupun kontraktor serta BUMD yang ada di Papua dapat memberikan sumbangan,” ungkapnya.
Untuk memaksimalkan penerimaan dari pihak ketiga tersebut, Gerzon Jitmau menghimbau kepada seluruh pimpinan SKPD maupun OPD di lingkungan Pemerintah Provinsi Papua agar dapat menyampaikan hal tersebut kepada pihak ketiga yang mengambil pekerjaam pada masing-masing instansi terkait.
“Namun yang perlu diketahui tidak ada paksanaan,  namun yang namanya penerimaan baik dari terkecil sampai terbesar dapat menjadi penerimaan untuk menopang APBD,” katanya lagi.
Dijelaskannya, sumbangan pihak ketiga tersebut sebagai kontrinbusi perusahaan yang selama ini beroperasi di Papua.
"Ini sebagai kontribusi untuk daerah yang nantinya akan digunakan untuk pembangunan,” katanya lagi.
Gerzon Jitmau menegaskan, sumbangan tersebut dilakukan secara transparan melalui rekening penerimaan daerah dan menjadi salah satu sumber pendapatan asli daerah (PAD) serta tercantum dalam APBD.
“Sumbangan tersebut yang kami gunakan untuk kesehatan, pendidikan dan pembangunan infrastruktur lainnya atau kesejahteraan masyarakat,” ucapnya. (Bams)

Dibaca 460 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.