Pasific Pos.com | LSM Papua Bangkit Dukung PSU Sesuai Jadwal

  |  24 October, 2017

Ketua LSM Papua Bangkit, Hengky Jokhu Ketua LSM Papua Bangkit, Hengky Jokhu

LSM Papua Bangkit Dukung PSU Sesuai Jadwal

Sosial & Politik Penulis  Senin, 31 Juli 2017 22:06 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

SENTANI- LSM Papua Bangkit mendukung KPU Provinsi Papua melaksanakan Pemungutan Suara Ulang (PSU) di Kabupaten Jayapura sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
Sebab, putusan PSU merupakan perintah dari DKPP RI yang memerintahkan KPU Papua mengambil alih KPU Kabupaten Jayapura untuk melaksanakan dan menetapkan jadwal pelaksanaan PSU. Ya, sebagai masyarakat Kabupaten Jayapura, kita mendukung pelaksanaan PSU tersebut, kata Ketua LSM Papua Bangkit, Hengky Jokhu kepada wartawan di Café Pilos, Kota Sentani, Kabupaten Jayapura, Senin (31/7) kemarin sore.

Meskipun pihaknya sedikit kecewa, karena disisi lain harus menegakkan proses demokrasi. Namun disatu sisi, PSU itu hanya menghambur-hamburkankan uang dan waktu.
Ini menunjukkan bahwa tingkat produktivitas pemerintah atau eksekutif dalam rangka meningkatkan pelayanan terhadap masyarakat itu akan terganggu atau terputus, bahkan sampai dengan berbagai pelaksanaan kegiatan pembangunan dan pembiayaannya juga ikut terganggu, imbuhnya.
Nah, dari sisi itu sebagai Ketua LSM Papua Bangkit dan juga Ketua Kadin yang mitra kerjanya adalah sektor ekonomi dan perdagangan, saya melihat sebenarnya kita menegakkan demokrasi justru lebih mengorbankan waktu dan biaya untuk belanja politik yang begitu tinggi atau besar. Yang mana, tidak berkaitan dengan peningkatan pembangunan ekonomi maupun terhadap peningkatan indeks pembangunan manusia itu sendiri, sambung Hengky Jokhu.
Hengky Jokhu yang juga Ketua Kadin Kabupaten Jayapura itu mengatakan, PSU itu sebenarnya menghambur-hamburkan biaya, karena pelaksanaanya menelan anggaran cukup besar yang mencapai miliaran rupiah dan juga membuang-buang waktu.
Idealnya itu, semua kandidat harus legowo apabila indikasi ada pemenang maka yang lain tidak perlu ngotot atau menerima hasilnya. Itulah sesungguhnya disebut dengan demokrasi, bukan memaksakan kehendak untuk kepentingan-kepentingan segelintir partai politik atau orang, katanya.
Untuk itu, dia mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat yang memiliki hak pilih dalam pelaksanaan PSU nanti agar menggunakan hak pilih itu dengan sebaik-baiknya.
Kesinambungan pembangunan harus berjalan, maka itu kita harus sukseskan pembangunan itu sendiri dan pilihlah kandidat sesuai hati nurani masing-masing. Saya pikir seluruh masyarakat sudah mengetahui siapa kandidat yang bisa membangun dan siapa figur yang mengerti persoalan-persoalan yang ada di tengah-tengah masyarakat serta memahami betul kondisi baik itu demografi maupun geografi masyarakat yang ada di Kabupaten Jayapura, tukasnya.
Sebelumnya, DKPP RI dalam putusan sidangnya memutuskan untuk menonaktifkan langsung penyelenggara ditingkat bawah dan juga memutuskan untuk menonaktifkan sementara penyelenggara ditingkat kabupaten baik itu KPU maupun Panwaslu Kabupaten Jayapura, serta memutuskan KPU Papua mengambil alih tugas KPU Kabupaten Jayapura untuk melaksaakan PSU.

Dibaca 104 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.

Berita Terkini