Pasific Pos.com | Belum di PAW, KPU Papua Diminta Gugurkan Yanni

  |  23 October, 2017

Ketua DPRD Kabupaten Jayapura, Edison Awoitauw, ST Ketua DPRD Kabupaten Jayapura, Edison Awoitauw, ST

Belum di PAW, KPU Papua Diminta Gugurkan Yanni

Headline Penulis  Kamis, 27 Juli 2017 20:02 font size decrease font size increase font size 1
Beri rating artikel ini
(0 voting)

SENTANI- Ketua DPRD Kabupaten Jayapura, Edison Awoitauw, ST, meminta kepada KPU Provinsi Papua, yang mengambil alih pelaksanaan PSU Pilkada Kabupaten Jayapura untuk mendiskualifikasi (menggugurkan) Calon Bupati (Cabup) Jayapura Nomor Urut 1, Yanni, SH, yang berpasangan dengan Calon Wakil Bupati (Cawabup) Jayapura Zadrack.

Pasalnya, sampai saat ini proses PAW-nya belum dilakukan dan Yanni masih menjabat sebagai Wakil Ketua (Waket) III DPR Papua. Walaupun, Yanni telah menyatakan mengundurkan diri dari Waket III DPRP tersebut. Apalagi pelaksanaan Pilkada tahun 2017 sudah selesai pada tanggal 15 Februari lalu dan kini sedang memasuki tahapan PSU pada tanggal 9 Agustus 2017 mendatang.
Saya pikir kan aturan sudah jelas. Jadi, KPU harus menggugurkan kalau Yanni masih melawan aturan. Karena aturan dalam PKPU jelas, yakni setiap calon yang maju itu harus mengundurkan diri, kalau memang dia (Yanni) seorang anggota DPR, tegasnya ketika dikonfirmasi wartawan usai pembukaan Sidang Paripurna III Masa Sidang II DPRD Kabupaten Jayapura, di Ruang Sidang Kantor DPRD Kabupaten Jayapura, Gunung Merah, Sentani, Kamis (27/7) kemarin sore.
Maka itu, saya bilang ini hanya kongkalikong antara calon kandidat nomor urut 1 dengan mereka yang ada di KPU saat itu (KPU Kabupaten Jayapura). Kalau waktu itu berkasnya masuk, proses PAW-nya sudah dibuat lalu tidak berjalan itu harus ditegaskan oleh KPU, tambah dia.

baca juga, LMR-RI Minta DPRP PAW Cabup Jayapura Nomor Urut 1

Selain itu, Ketua Edison meminta dengan tegas kepada DPR Papua untuk segera mengurus proses PAW Yanni, SH, selaku Wakil Ketua III DPR Papua.
Saya juga minta kepada DPR Papua harus tegaskan proses PAW tersebut. Kan ada Badan Kehormatan (BK) di DPR Papua yang harus membicarakan hal ini, jangan terkesan seperti main-main, pintanya.
Menurut Edison, di dalam partainya juga harus menegur atau sampaikan kepada Yanni untuk mengundurukan diri.
Dikarenakan hal ini melanggar aturan. Ini sudah sangat lewat sekali, sampai sudah mau masuk PSU lagi. Saya harap kepada dia (Yanni) untuk mundur saja sebagai calon Bupati Jayapura, kalau memang tidak mau di PAW dari jabatannya selaku Wakil Ketua III DPR Papua. Jangan sampai dia masih mau maju, tapi tidak baca aturan. Padahal sudah ada aturan yang mengatur seorang anggota DPR yang maju dalam pencalonan Kepala Daerah, imbuhnya.
Ya, seharusnya dia (Yanni) sudah didiskualifikasi dari waktu Pilkada sudah berjalan. Jangan karena dia ketua partai, jadi seenaknya saja buat surat PAW. Lalu diajukan ke KPU bahwa dia aka diproses PAW, sambung dia.
Namun realisasinya sampai sekarang tidak berjalan. Maka itu BK DPR Papua harus menegaskan hal tersebut, untuk meminta dia segera diproses PAW. Ini kesalahan dari KPU sebelumnya yang kemarin diberhentikan sementara oleh DKPP RI yang harus menjelaskan kenapa status Yanni belum selesai sampai saat ini. Yanni harus didiskualifikasi oleh KPU Papua, tukas Edison.

Dibaca 434 kali

1 comment

  • Comment Link Roby Wakerkwa 4/ 08/ 2017 posted by Roby Wakerkwa

    Ha ha ha ha Latihan lain, main lain lebih baik dari pada - latihan lain, lain main itu tipikal kinerja Pemerintah sekarang.

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.

Berita Terkini