BPS Kabupaten Jayapura Akan Adakan Sensus Ekonomi Lanjutan | Pasific Pos.com

| 19 April, 2019 |

Kepala BPS Kabupaten Jayapura, Jeffrey De Fretes Kepala BPS Kabupaten Jayapura, Jeffrey De Fretes

BPS Kabupaten Jayapura Akan Adakan Sensus Ekonomi Lanjutan

Beri rating artikel ini
(0 voting)

SENTANI - Dalam waktu dekat, Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Jayapura akan melakukan Sensus Ekonomi (SE) lanjutan.
SE lanjutan akan mendata usaha yang terdiri dari usaha menengah besar dan juga usaha menengah kecil yang ada di Kabupaten Jayapura. SE lanjutan itu untuk mengetahui data lebih terperinci dari SE 2016 mengenai karakteristik usaha, pengeluaran dan pendapatan usaha, permodalan dan prospek kedepan.

Kalau SE 2016 lalu hanya mengetahui jumlah usaha saja, kalau SE lanjutan lebih spsesifik dan ini penting untuk pemerintah dan para pelaku usaha untuk melihat sektor mana saja yang paling efisisen, kendala dan lain sebagainya, kata Jeffrey De Fretes, Kepala BPS Kabupaten Jayapura, kepada wartawan di ruang kerjanya, Rabu (19/7) kemarin.
Contohnya, kalau SE 2016 itukan jenis usahanya saja yang didata seperti mulai dari penjual pinang sampai perusahaan besar. Kalau untuk SE lanjutan ini, langsung ke usahanya seperti CV, PT atau berbentuk industri, itu baru kita ambil data-datanya. Karena disitu kita akan menanyakan terkait dengan aset perusahaan, omsetnya dan juga jumlah tenaga kerjanya berapa, sambung dia.

baca juga, BPS Kabupaten Jayapura Gelar Pelatihan Pencacah dan Pengawas Sakernas

BPS Kabupaten Jayapura akan melakukan pelatihan petugas SE lanjutan pada Senin (24/7) pekan depan, agar mereka bisa memahami jenis pertanyaan yang lebih mendalam.
Hari senin mendatang dilakukan pelatihan petugas dan direncanakan akan dibuka langsung oleh bapak Bupati. Karena jenis pertanyaan berbeda dari SE 2016 yang hanya mendaftar usaha kalau sekarang lebih ke struktur penerimaan pengeluaran, kendala usaha prospek bisnis kedepan ditanyakan lebih mendalam, ujarnya.
Dengan adanya SE lanjutan yang bisa mengetahui struktur usaha sampai detail ini nantinya bisa digunakan pemerintah untuk membuat regulasi usaha-usaha yang  bisa tumbuh dan bisa memperoleh pertumbuhan tinggi di Papua, khususnya di Kabupaten Jayapura.
Jeffrey berharap, agar para pelaku usaha baik itu besar, menengah dan kecil untuk bisa kooperatif dalam memberikan informasi sejujur-jujurnya mengenai usahanya yang akan didata oleh petugas.
Kita membuat strategi baru dengan menggandeng asosiasi seperti Kadin supaya bisa membantu BPS agar pelaku usaha bisa memberikan informasi lebih detail. Membangun tanpa data itu sama saja, berjalan tanpa arah. Sehingga jika dalam SE lanjutan ini pengusaha tidak kooperatif maka informasi yang tidak valid dan perencanaan tidak berjalan bagus, paparnya.

Dibaca 362 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.