Lukas Enembe Lanjutkan Jilid II

  |  July 23, 2017

Festifal Budaya Lembah Baliem ke 28

Lukas Enembe Lanjutkan Jilid II

Rate this item
(0 votes)

Ketua DPD Partai Demokrat, Lukas Enembe, Sekjen DPP Demokrat Hinca Panjaitan dan Ketua-Ketua DPC mendeklarasikan Lukas Enembe yang sebagai calon Gubernur Papua periode 2018-2023 di lapangan sepak bola Cenderawasi Biak, Rabu kemarin.

 

BIAK,- DPD Partai Demokrat Provinsi Papua mendeklarasikan calon Gubernur petahana Lukas Enembe untuk menjadi peserta pemilihan kepala daerah serentak (pilkada) berlangsung Juni 2018.
Kegiatan deklarasi cagub tersebut dipusatkan di lapangan sepak bola Cenderawasih Biak, dihadiri riban kader, simpatisan dan fungsionaris partai demokrat dari 29 kebupaten/kota dan masyarakat dari berbagai distrik dan kampung, Rabu (17/5/2017) kemarin.


Acara deklarasi diawali dengan sambutan dari Ketua DPC partai Demokrat Papua, Thomas Ondy. Ia mengemukakan alasan pelaksanaan deklarasi diselenggarakan di Biak karena dalam kampanye Pilkada 2013 lalu ditutup di daerah ini.
"Para simpatisan yang hadir ini berasal dari 19 Distrik. Mereka adalah warga masyarakat yang pernah dikunjungi sebelumnya oleh Gubernur Lukas Enembe," ungkap Thomas yang juga adalah Bupati Biak.
Dilanjutkan dengan acara yang ditunggu tunggu yakni deklarasi atau pernyataan sikap dukungan dari 29 DPC Kabupaten/Kota se-Papua. Pernyataan sikap dibacakan oleh Ketua DPC Demokrat Biak, Thomas Ondy didampingi oleh para Ketua DPC lainnya.
Lukas Enembe usai menerima dokumen pernyataan sikap dengan tegas menyampaikan, siap menerima deklarasi dan kesepakatan dari semua DPC untuk  melanjutkan kepemimpinan.
"Selanjutnya  deklarasi ini akan saya teruskan ke DPP untuk dibahas oleh majelis tinggi partai, agar segera dikeluarkan tebusan berwujud rekomendasi. Mari lanjutkan Papua Bangkit Mandiri sejahtera jilid 2," tegas Lukas yang disambut tepuk tangan oleh para simpatisa  yang hadir.
Seraya memberikan gambaran, LE yang saat ini masih menjabat sebagai Gubernur Papua mengatakan, selama 4 tahun tepatnya tanggal 9 April 2013 hingga bulan April 2017 dirinya diberikan kepercayaan bersama wakilnya memimpin Papua, dengan situasi yang berbeda dengan dari sebelumnya.
“Empat tahun kami hadapi tantangan yang luar biasa. Saya mau katakan selama 4 tahun tidak cukup untuk menyelesaikan semua program yang telah kita susun. Tapi yang jelas saya ingin menjaga rakyat Papua. Orang Papua harus bangkit  dari penderitaan. Tidak  boleh ada lagi ada kemiskinan, keterbelakangan.  Rakyat Papua tidak  boleh habis dan terbunuh,”ujarnya.
Selama kepemimpinannya itu dirinya mengklaim telah membuat rekonsiliasi. Baik itu dengan Pemerintah Pusat dan daerah. Misalnya antara DPRP dan juga MRP. “Kita harus bersatu bangun Papua yang dihuni 250 suku. Sebab tanpa itu kita  tidak bisa berbuat apa – apa,”tukasnya.
Selama empat tahun dirinya telah berusaha melaksanakan program pemerintahan sesuai dengan yang rakyat mau.
Sebagai mantan bupati di wilayah Pegunungan. Dirinya mengakui sangat susah sekali menggunakan dana Otonomi Khusus (Otsus). Karena saat itu porsi yang diberikan sangat kecil.
Akhirnya ketika rakyat memberikan kepercayaan kepada dirinya bersama Klemen Tinal menjadi pemimpin rakyat. Maka dirinya memberikan porsi dana otsus kepada kabupaten/kota sebesar 80 persen.
“Sekarang bupati boleh bergaya dan berbuat semaunya untuk membangun daerahnya. Karena punya dana Otsus yang besar. Sebab para bupati itu yang punya rakyat. Jadi kalau bupatinya berhasil, berarti gubernurnya juga ikut berhasil. Karena harapan saya sebagai gubernur  rakyat Papua harus mandiri sejahtera,”ucapnya.
Sekertaris Jenderal (Sekjen) DPP Partai Demokrat, Hinca Panjaitan mengatakan rekomendasi ini akan segera ditindaklanjuti ke DPP untuk segera diproses lebih lanjut.
"Dihadapan seluruh masyarakat dan puluhan ribu pasang mata yang ada di lapangan ini dengan harapan Papua bisa bangkit, bisa sejahtera. Oleh karena itu atas nama dewan pimpinan partai demokrat yang hadir kami akan meneruskan ke Ketua Umum Partai agar segera ditindaklanjuti," janjinya.
Dalam acara deklarasi yang diselenggarakan bersamaan dengan Musda III Partai Demokrat, panitia lokal menggelar acara bakar batu/barapen sedikitnya 100 ekor babi disembelih, selain itu juga sebanyak 10 ribu nasi kotak disediakan panitia, bagi para simpatisan dan warga masyarakat yang hadir. (Bams)

Read 115 times

Leave a comment

Make sure you enter all the required information, indicated by an asterisk (*). HTML code is not allowed.