Fitri Diana Tewas Dianiaya Di Netar Sentani

  |  July 23, 2017

Festifal Budaya Lembah Baliem ke 28

Fitri Diana Tewas Dianiaya Di Netar Sentani

Kriminal Written by  Senin, 15 Mei 2017 12:39 No comment
Rate this item
(0 votes)

korban penganiayaan Fitri diana (22) saat disemayamkan

 

JAYAPURA,- Nasib malang menimpah Fitri Diana (22) warga Kelurahan Entrop Distrik Jayapura Selatan yang tewas ditikam Orang Tidak dikenal Jl. Raya Sentani tepatnya di Kampung Netar Distrik Sentani Timur, Sabtu (13/5) dini hari.
Dari data yang dihimpun, Fitri Diana (22) tewas dengan luka tusukan benda tajam pada tangan kanan, ketiak sebelah kanan, telinga, dan pada bagian leher.


Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol A.M.Kamal ketika dikonfirmasi Sabtu (13/5) membenarkan kasus penganiayaan yang mengakibatkan korban meninggal dunia.
Ia menuturkan kejadian bermula ketika korban bersama saksi Brigpol Paul Tomatala yang merupakan anggota kepolisian Perwakilan Lany Jaya dari arah Jayapura dengan tujuan Sentani. Korban bersama saksi di buntuti oleh pelaku menggunakan Satu buah unit Motor.
Lanjut Kamal, karena merasa curiga dengan motor metik yang membututinya keduanya, kemudian saksi menyarankan untuk korban mengarahkan motornya kepinggir, namun saat itu juga kata Kamal, pelaku menghadang korban dan saksi.
"saat di hadang saksi menturut korban lari, namun salah satu dari tiga pelaku mengejar korban, dan melalukan penganiayaan kepada korban, karena melihat hal tersebut saksi mengeluarkan tembakan peringatan dan berlali sambil meminta bantuan masyarakat setempat," jelasnya.
Ia menyampaikan, saat kejadian itu salah satu saksi lainnya yang melintas dan melihat korban langsung bergegas membawah korban ke Rumah Sakit Dian Harapan guna mendapatkan perawatan medis, namun nyawah korban tidak tertolong.
"untuk pelaku sendiri langsung melarikan diri usai mendengar tembakan," tuturnya.
Hingga saat ini, Kata Kamal Para pelaku masih dalam pengejaran pihak kepolisian. "sampai saat untuk modus penganiayaan belum diketahui karena masih dalam lidik, namun sementara dugaan kasus ini mengarah pada pencurian dengan kekerasan," ucapnya.
Dirinya menambahkan, beberapa saat sebelum kejadian, anggota regu cipkon Polres Jayapura sempst membubarkan gerombolan pemuda yang kurang lebih tujuh orang di seputaran tugu Tifa yang sedang mengkonsumsi minuman keras.
"kasus ini akan di kembangkan oleh pihak kepolisian apakah para pelaku merupakan kelompok pemuda yang dibubaran saat dilakukan tim cipkon oleh anggota karena mengkonsumsi miras," duganya. (Fani/Ridwan)

Read 136 times

Leave a comment

Make sure you enter all the required information, indicated by an asterisk (*). HTML code is not allowed.