Anak Buah Militer Murib Ditembak Mati | Pasific Pos.com

| 22 February, 2019 |

Anak Buah Militer Murib Ditembak Mati

Index Headline Penulis  Rabu, 01 April 2015 17:25 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

Jayapura,- Tim Khusus Polda Papua menembak mati satu anak buah Kelompok Kriminal Bersenjata pimpinan Militer Murib atasnama Agustinus Tabuni (24) tak jauh dari markas kelompoknya di Kampung Gome, Distrik Gome, Kabupaten Puncak, Selasa (31/3) pagi.
Dalam penembakan itu, Timsus berhasil merampas satu pucuk senjata api Revolver beserta 36 butir amunisi caliber 5,56 mm, 12 butir kaliber 7,62x51 mm dan 2 butir amunisi kaliber 3,8 mm dari tangan Agustinus Tabuni.
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Papua, Komisaris Besar Polisi Patrige saat dikonfirmasi wartawan membenarkan tertembaknya satu anak buah Militer Murib di Kampung Gome, Distrik Gome, Kabupaten Puncak.  “Kejadiannya tadi siang pagi pukul 10.00 WIT, sebenarnya ada tiga orang, tapi dua orang berhasil lolos,” kata Patrige, Selasa (31/3).
Tertembaknya Agustinus, jelas Patrige, bermula ketika Timsus tengah melaksanakan patroli rutin  sekaligus mengunjungi beberapa pos Polisi dan TNI di Distrik Gome dan sekitarnya. Ditengah perjalanan, mereka berpapasan dengan tiga orang masyarakat bersenjata yang ditengarai anak buah Militer Murib.
“Menurut lapran dilapangan, satu orang membawa senjata Mouser, satu membawa senjata laras pendek dan satu lagi membawa senjata tetapi tidak diketahui jenis senjatanya,” ungkap Patrige.
 Dari hasil pengejaran, sambungnya, satu anggota Kelompok berhasil dilumpuhkan hingga meninggal dunia. Sedangkan dua sisanya lolos, karena medan dilokasi yang sulit dijangkau oleh Timsus. “Satu orang  ini sempat mengarahkan tembakan ke anggota, sehingga langsung ditembak oleh aparat,” terangnya.
Berdasarkan hasil identifikasi, lanjut Patrige, identitas orang yang tertembak diketahui bernama Agustinus Tabuni (24) warga Kampung Jenggernok, yang  berstatus tenaga bantuan Militer Murib. “Identitas korban ini dikenali oleh Kepala Distrik  Gome,” kata Patrige. (Syaiful)

Dibaca 1371 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.