Jhony Banua: Terima Kasih, Tuhan

  |  August 18, 2017

Jhony Banua: Terima Kasih, Tuhan

PON XIX 2016 Written by  Senin, 03 Oktober 2016 13:45 0
Rate this item
(0 votes)

Wakil Ketua KONI Papua, Jhony Banua Rouw foto bersama dengan atlet dayung Papua usai meraih medali di PON Jabar.

 

“Atas Hasil Papua di PON XIX Jabar”

BANDUNG,- Wakil Ketua KONI Papua Jhony Banua Rouw mengatakan
keberhasilan kontingen Papua mencapai target masuk jajaran sepuluh
besar perolehan medali di Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX Jawa Barat
2016, karena pertolongan Tuhan.

Oleh karena itu, kita harus bersyukur dengan perolehan medali emas
yang dipersembahkan duta-duta olahraga Papua di PON Jawa Barat.
“Saya ucapkan terima kasih kepada ketua kontingen Papua, para atlet,
pelatih dan semua pihak yang terlibat, kita bisa capai target di PON
XIX,” ujar Johny Banua kepada wartawan, Minggu (2/10) kemarin.
Jhony mengatakan bahwa perjuangan atlet-atlet sudah maksimal, walaupun
banyak dirugikan tapi itu bukan menjadi asalan, tapi kita harus
evaluasi dan menyiapkan atlet untuk PON XX Tahun 2020 di Papua.
Dikatakan, proses persiapan atlet butuh waktu yang panjang dan pasti
dalam perjalanan ada masalah yang dihadapi. Tapi kita harus tetap
bersyukur dalam kesiapan menuju PON Jawa Barat kita bisa lalui masalah
itu semua.
Johny juga menyampaikan ucapan terima kasihnya kepada masyarakat Papua
yang sudah mendukung dan mendoakan kontingen Papua dalam perjuangan
membawa pulang medali emas ke bumi cenderawasih.
Jhony kembali menuturkan, kontingen Papua ke Jawa Barat dengan target
yang tinggi, yakni maksimum 50 medali emas. Dengan target tersebut
menjadi motivasi bagi pelatih dan atlet untuk berjuang.
Namun, dalam pelaksanaannya kita tidak mencapai target maksimumnya,
tapi target minumumnya kita bisa capai 18 medali emas dan masuk
peringkat 10 besar di PON. Selain itu, dari segi jumlah perolehan
medali maupun perbaikan peringkat secara nasional ada perubahan. Papua
yang mengikuti 34 cabang olahraga di PON XIX Bandung meraih 18 medali
emas, 19 perak dan 32 perunggu serta berada diperingkat 8 dari 34
provinsi.
"Hasil yang diperoleh Papua di PON XIX Bandung itu, lebih baik jika
dibandingkan dengan hasil yang diraih pada PON XVIII di Riau, yang
saat itu meraih 9 medali emas, 11 perak  dan 16 medali perunggu serta
berada diperingkat 15 dari 33 provinsi di Indonesia.
Lanjutnya, target Gubernur untuk kontingen PON Papua masuk lima besar
perolehan medali bagi provinsi diluar pulau Jawa pun berhasil. Dimana,
kita berada di posisi ke empat setelah Kalimantan Timur, Bali dan
Riau.
Keberhasilan kontingen Papua di PON juga masih dihantui
masalah-masalah kecil dalam cabang olahraga. Dimana, masih terdapat
atlet dan pelatih yang mabuk. Khusus untuk pelatih, kemungkinan sudah
tidak akan di pakai lagi oleh KONI Papua kedepan. Mengingat, sebagai
pelatih harus menjadi panutan atau bapak bagi atlet, bukan duduk dan
minum bersama-sama dengan atlet. Ujarnya.
Jhony berharap, prestasi Papua di PON Jabar harus lebih meningkat lagi
ketika menjadi tuan rumah PON XX di Papua. “Kita berharap setelah
pulang ke Jayapura, ada evaluasi dan cabor-cabor sudah harus buat
program kerja kerja untuk PON XX. Sebab, keberhasilan Jawa Barat
mereka menyiapkan atletnya selama empat tahun.
Pada PON XIX Bandung, Provinsi Papua sebenarnya ada meraih medali emas
cabang cabang Muaythai, Rugby dan Woodball, namun tidak dimasukan
dalam perolehan medali di PON XIX, karena cabang olahraga itu masih
sebagai cabang olahraga eksebisi.

Read 218 times

Tinggalkan Komentar

Pastikan anda memasukan semua informasi yang diperlukan, yang bertanda (*). kode HTML tak diizinkan.