PT. PLN Wlayah Papua dan Papua Barat Gelar Temu Pelanggan | Pasific Pos.com

| 15 December, 2019 |

PT. PLN Wlayah Papua dan Papua Barat Gelar Temu Pelanggan

Index Sosial & Politik Penulis  Kamis, 18 September 2014 19:36 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

 “Puluhan Masyarakat Hadiri Acara Temu Pelanggan”

Jayapura,- Untuk mensosialisasi pelayanan-pelayanan PLN selama ini, maka PT. PLN (Persero) Wilayah Papua dan Papua Barat menggelar acara Temu Pelanggan  di Hotel Sahid Papua Entrop Jayapura, dengan dihadiri
sekitar lima puluh orang pelanggan. Dalam acara Temu Pelanggan ini, pihak PLN juga menggelar berbagai perlombaan,  seperti memberikan door price kepada setiap pelanggan yang hadiahnya cukup menarik dan
memuaskan pelanggan.
 “Jadi acara Temu Pelanggan ini selain untuk mensosialisasikan pelayanan-pelayanan PLN, juga  untuk mempertemukan pelanggan secara langsung walaupun PLN selama ini sudah mengimformasikan melalui spanduk, juga melalui profil di  loket, Tapi itu belum cukup maka perlu diadakan tatap muka secara langsung dengan pelanggan seperti  ini.  Sehingga pihak kami (PLN) juga bisa mengetahui apa yang menjadi
keluhan para pelanggan selama ini, “ kata PLt. Manager Niaga dan Pelayanan Pelanggan PLN wilayah Papua dan Papua Barat, Yosephina Kuwano  saat ditemui wartawan usai mengkuti acara Temu Pelanggan di
Hotel Sahid Papua, Senin (8/9) kemarin.
Selain itu juga kata Yosephina, kegiatan Temu Pelanggan ini bisa mengetahui hak dan kewajiban pelanggan dalam mendukung pelayanan PLN. Baik itu yang menyangkut tunggakan, menyangkut penghematan dan menyangkut akses untuk pemasangan baru, tambah daya dan juga untuk menghindari adanya Calo.
“Pelanggan juga harus tahu, bahwa kewajbannya dia untuk tidak mengutak-atik meteran, karena itu ada sanksinya juga.  Nah itu menjadi dasar PLN Kantor Wiayah dalam bidang niaga. Yang saat  ini mengadakan kegiatan Temu Pelanngan, “ jelas Yosephina.
Menurutnya,  acara Temu Pelanggan ini adalah yang kedua kalinya dilakukan di tahun 2014 ini.  Karena pelanggang  disini juga merasa tahu tentang PLN, sehingga pelanggan tidak hanya menyalahkan PLN saja, tetapi pelanggan  juga harus bisa  memahami kondisi PLN.  “Itu yang jadi dasar.  Kenapa Temu Pelanggan  kita diadakan  pada hari ini,’’ tandasnya.
Ketika disinggung soal adanya pelanggan yang mengadu ke pusat pengaduan PLN, namun saat dihubungi nomor 123  dari pihak PLN susat untuk dihubungi.  Yosephina mengatakan bahwa, pihaknya akan mengevaluasi dan akan disampaikan ke unit yang bersangkutan.
“Ini jadi bahan evaluasi untuk nantinya kami dari kantor wilayah juga akan menyampaikan ke unit yang  bersangkutan, karena ini merupakan bagian dari kepuasan pelanggan.  Jadi untuk kedepannya ada pelanggan yang sudah menghubngi lewat kontak center atau lewat  123, Itu sudah harus segera di respon, “ jelasnya.
Karena itu lanjutnya, ketentuan  di PLN itu harus segera untuk melayani apa yang menjadi pengaduan atau keluhan dari pelanggang tersebut.
Saat ditanyak lagi, apakah ada sanksi yang akan diberikan kepada pegawai yang melanggar aturan, Yosephina pun mengatakan, kalau sanksi yang memberatkan belum ada kami hanya beri sanksi  secara teguran saja, itu sekedar untuk mengingatkan orang tersebut supaya lain kali harus melaksanakan tugas sesuai dengan Standart Operasi Pelayanan (SOP) yang ada, atau sesuai ketentuan yang ada karena kepuasan pelanggan itu sangat penting juga, karena itu merupakan  bagian dari kinerja PLN juga.
 “Jadi tidak hanya serta merta mengejar kinerja secara internal tapi juga secara eksternal,  sehingga pelanggan juga harus puas terhadap pelayanan yang di berkan oleh PLN. Apalagi nanti ada profit tentang kepuasan pelanggan. Kalau ada pelanggan yang tdak puas itu juga akan
mempegaruhi kinerja PLN, “ ujar Yosephina.
Oleh sebab itu tambahnya dengan adanya Temu Pelanggan ini, PLN ingin tahu bahwa, ini lho isi hati pelanggan. Jadi ini keterwakilan pelanggan walaupun yang hadir ini tidak semua pelanggan datang hanya ada beberapa orang saja.  Namun ini merupakan keterwakilan dari suara hati para pelanggan selama ini yang menyangkut keluhan dan pengaduan.
Baik masalah gangguan maupun lain-lainnya seperti bermasalah di meteran ataupun ada pengutan liar dan calo.
“Ini jadi bahan masukan, dan input bagi kami untuk nantinya kami mengingatkan ke unit-unit yang ada untuk tidak melanggar aturan dan harus melaksanakan tugas sesuai SOP, “ tegasnya.

Dibaca 948 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.