RSUD Jayapura Pro Aktif Berikan Rujukan Ke Luar Papua

  |  August 18, 2017

RSUD Jayapura Pro Aktif Berikan Rujukan Ke Luar Papua

Pendidikan & Kesehatan Written by  Kamis, 04 Agustus 2016 10:32 0
Rate this item
(0 votes)

Direktur RSUD Jayapura, drg Josef Rinta,MKes,MH

 

JAYAPURA - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Jayapura pro aktif dalam memberikan rujukan ke luar Papua, atau merujuk ke tiga rumah sakit yang menjadi mitra Pemprov Papua yakni RS Wahidin Makassar, RS Cipto Mangunkusumo Jakarta dan RS dr Soetomo Surabaya.

“Untuk rujukan ke luar Papua, memang sekarang kita lihat dulu manfaat dalam memberikan rujukan, pasalnya kadang biaya tiket dan lumsum pasien dan satu pengantar mencapai puluhan juta rupiah sia-sia ketika sampai di sana pasien diberi obat yang sama di Jayapura. Karena itu, kami ambil kebijakan, lebih mudah mendatangkan dokter spesialis dan mengobati pasien itu daripada merujuk ke luar Papua,”ungkap Direktur RSUD Jayapura, drg Josef Rinta,MKes,MH ketika ditemui di Kantor Gubernur Papua, Rabu (3/8)
Meski begitu, Josef Rinta menyakini bahwa jika pasien terlayani dengan baik di RSUD Jayapura, maka pihaknya tidak perlu untuk merujuk ke luar Papua.”Kalau memang bisa terlayani dengan baik di RSUD Jayapura, maka kami tidak perlu lagi merujuk keluar Papua,”imbuhnya.
Khusus untuk pelayanan pasien Kartu Papua Sehat (KPS), berjalan dengan baik, hal ini dikarenakan juga masalah anggaran KPS berjalan dengan baik pula. Sejak Mei 2016,  dana tahap awal yang diterima baru terserap Rp 3,5 miliar. Alokasi dana KPS 2016 yang diterima RSUD Jayapura sebesar Rp 60 miliar, termasuk 10 miliar untuk biaya rujukan ke tiga rumah sakit di luar Papua, di antaranya RS Wahidin Makassar, RS Cipto Mangunkusumo Jakarta dan RS Dr Soetomo Surabaya.
“Kami ambil kebijakan untuk memanfaatkan benar-benar dana yang ada. Jasa dokter kita bayar tepat waktu. Untuk efektifkan pemanfaatan, kita sangat selektif untuk memberi rujukan.”tegas Josef. (Bams)

Read 262 times

Tinggalkan Komentar

Pastikan anda memasukan semua informasi yang diperlukan, yang bertanda (*). kode HTML tak diizinkan.