Pesilat Papua Fokus Pematangan Teknik dan Taktik

  |  July 23, 2017

Festifal Budaya Lembah Baliem ke 28

Pesilat Papua Fokus Pematangan Teknik dan Taktik

Olahraga Written by  Jumat, 24 Jun 2016 13:29 No comment
Rate this item
(0 votes)

Atlet Silat Papua saat berlatih di GOR Cenderawasih APO Jayapura, belum lama ini.

 

JAYAPURA,- Pesilat Papua tetap menjalani aktifitas Pemusatan Latihan, sebagai persiapan menuju Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX/2016 Jawa Barat, latihan yang telah memasuki progra, khusus ini, tim pelatih fokuskan pada latihan teknik dan taktik.

Pelatih Silat PON Papua, Frans Ayomi mengatakan, memasuki periodisasi khusus, dirinya fokus pada program latihan teknik dan taktik yang bertujuan untuk menambah kekuatan serta mematangkan teknik yang telah dikuasai para atlet. Termasuk latihan angkat beban guna menguatkan otot-otot tubuh semakin lentur.
"Materi latihan selama periodisasi khusus ini sudah masuk ke pematangan taktik dan teknik. Sewaktu periodisasi umum kita latihan kekuatan maksimal dan sudah mengarah dasar dari power, tapi hanya mengejar kekuatan maksimalnya," katanya.
Selama bulan Ramadan volume latihan tidak dikurangi. Latihan pagi dan sore tetap berjalan sesuai jadwal. Kepada salah satu atlet yang berpuasa, M. Iskandar, bebannya sedikit dikurangi namun untuk program latihan umum seluruh atlet wajib mengikutinya.
"Selama Ramadan ini tentu perbedaan latihan dari hari biasanya tetap ada. Khusus bagi atlet yang berpuasa, latihan pagi hari mereka tidak diwajibkan latihan lari, tapi pada sore hari mereka dilatih sesuai dengan program yang telah kita susun," katanya.
Selain latihan teknik dan taktik, dirinya juga mengharuskan kondisi fisik atlet terus mencapai puncaknya sebelum tampil di PON. Sejauh ini dirinya menilai secara keseluruhan sudah ada peningkatan dalam diri atlet, terutama kondisi fisik dan teknik.
"Setelah menjalani tahapan tes fisik yang digelar KONI Papua, untuk fisik sudah ada peningkatan. Otomatis kalau fisiknya sudah bagus, teknik hanya pengulangan saja. Karena sudah didukung gerakan yang baik," katanya.
Pada PON 2016 yang digelar (17-29 September) mendatang, Papua meloloskan 3 pesilat putra di nomor tarung diantaranya Muhamad Iskandar kelas B berat badan 50-55 kg, Daniel Wabumen kelas D  berat badan 60-65 kg dan Alfred Puy kelas I putra berat badan 85-90 kg. Mereka ditangani pelatih Frans Ayomi dan Stenly Salampesy.
Pengprov IPSI Papua dinahkodai Ibu Yani bertekad bisa menyumbang minimal 1 medali emas buat kontingen Papua. “Pencak Silat merupakan salah satu cabang olahraga bela diri yang juga menjadi andalan Papua untuk menyumbang medali emas disetiap PON,” demikian beber Frans Ayomi. (Bams)

Read 300 times

Leave a comment

Make sure you enter all the required information, indicated by an asterisk (*). HTML code is not allowed.